Scroll untuk baca artikel
News

Polres Seruyan Gelar Tes Psikologi Calon Pengguna Senpi Organik

122
×

Polres Seruyan Gelar Tes Psikologi Calon Pengguna Senpi Organik

Sebarkan artikel ini

SERUYAN– DOMAINRAKYAT.com// Guna memastikan kematangan mental dan stabilitas emosional personelnya, Polres Seruyan menggelar Tes Psikologi Calon Pengguna Senpi Organik, Mapping Psikologi, dan Konseling Psikologi PNPP Polda Kalteng Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 09.00 WIB di Aula Patriatama 95 Polres Seruyan ini diikuti oleh sejumlah personel yang akan mengemban tugas dengan senjata api (senpi) organik.

Acara dibuka oleh Kabag SDM Polres Seruyan, AKP Luluk Sumarsono dan Ketua Tim Tes Psikologi 1. Felinsa Oktora Tanau,S.Psi.,M.Psi. Turut hadir Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta para personel Polres dan Polsek yang menjadi peserta tes.

Dalam arahannya, AKP Luluk Sumarsono menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti tes ini. “Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan syarat wajib bagi personel yang akan menggunakan Senpi Organik di lapangan. Hasil dari tes ini akan menjadi acuan utama untuk memberikan izin memegang dan mengoperasikan senjata api,” tegasnya.

Baca Juga:

Senada dengan itu, AKP Felinsa Oktora Tanau,S.Psi.,M.Psi selaku psikolog pemeriksa, menjelaskan landasan filosofis dari pelaksanaan tes. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi perintah pimpinan guna menyaring calon pengguna senpi secara ketat. “Proses administrasi sengaja dibuat ketat sebagai langkah antisipatif, mengingat telah terjadi beberapa insiden penyalahgunaan senjata api oleh oknum personel di masa lalu,” ujarnya.

AKP Felinsa menambahkan bahwa faktor psikologis dan kestabilan emosi sangat menentukan dalam penggunaan senjata api. “Tes ini bertujuan untuk memetakan kondisi psikologis individu, sehingga senpi tidak jatuh ke tangan personel yang memiliki kecenderungan emosi tidak stabil atau bertindak impulsif. Ini adalah upaya untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan,” paparnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tidak berhenti pada tes, tetapi akan dilanjutkan dengan sesi konseling psikologi sesuai kebutuhan.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen jajaran Polres Seruyan dan Polda Kalteng dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas personel. Dengan penyaringan yang ketat, diharapkan setiap senjata api yang beredar hanya dipegang oleh personel yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki integritas mental dan kedewasaan psikologis yang mumpuni untuk bertanggung jawab penuh atas penggunaannya.

error: Content is protected !!