Ngawi, domainrakyat.com ā Listrik merupakan kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk rumah tangga maupun pertanian. Namun, hal berbeda dirasakan warga Dusun Carat Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, yang mengeluhkan aliran listrik PLN diduga mengalami kekurangan daya sejak bertahun-tahun.
Ketua Kelompok Tani (Poktan) setempat, Lamiran, saat dikonfirmasi media mengungkapkan bahwa sumur dalam yang digunakan untuk mengairi sawah kerap mengalami drop voltase. Kondisi itu membuat aktivitas pertanian terganggu.
āSaya sangat kurang puas dengan pelayanan ini. Sebagai petani, kami bayar rutin setiap bulan, tetapi saat sumur dalam dinyalakan baru sekitar 15 menit voltase turun. Kemarin juga ada sibel yang rusak dan terbakar,ā ujar Lamiran dengan nada kecewa.
Keluhan serupa juga disampaikan warga. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan gangguan listrik tidak hanya dirasakan di area pertanian, tetapi juga di rumah tangga.
āKalau menyalakan kipas angin mutarnya tidak maksimal, pembuatan es batu juga tidak bisa matang, bahkan ada kulkas yang rusak,ā ungkapnya.
Lamiran menambahkan, persoalan ini sudah berlangsung sekitar empat tahun sejak adanya sumur di area persawahan. Menurutnya, pihak PLN sempat menyampaikan bahwa agar kondisi listrik normal, perlu penambahan sekitar 8 hingga 12 pelanggan. Namun, hal itu dinilai memberatkan masyarakat.
āDari mana bisa dapat sebanyak itu, kami ini rakyat kecil,ā tegasnya.
Sesuai Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, pada Pasal 29 ayat 1 disebutkan bahwa konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang baik serta tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik.
Warga dan Poktan berharap pihak terkait segera memberikan solusi nyata atas persoalan tersebut. Mereka menilai penambahan pelanggan bukanlah jalan keluar yang tepat, karena justru akan membebani masyarakat yang sudah lama mengeluhkan pelayanan listrik yang tidak maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kapan persoalan tersebut akan terselesaikan. (tim)



Tinggalkan Balasan