Scroll untuk baca artikel
NewsPeristiwa

Penanganan Medis RSUD Djasamen Saragih Dinilai “Buruk” Pasien Harus Menunggu Dokter Berjam-Jam

×

Penanganan Medis RSUD Djasamen Saragih Dinilai “Buruk” Pasien Harus Menunggu Dokter Berjam-Jam

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, domainrakyat.com – Buruknya manajemen penanganan medis terhadap pasien di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar, Provinsi Sumut tak berkesudahan.

Keluhan tersebut di alami salah seorang pasien BPJS berinisial BS (54 ) warga Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, pada saat dirinya mengantarkan istrinya berobat ke bagian poli, kamis (17/4/2025).

Kepada awak media, BS mengatakan, pelayanan penanganan medis yang dialaminya saat berobat di RSUD Djasamen Saragih sangat buruk terhadap, sebab pasien terkesan dibiarkan menunggu Berjam-jam baru ditangani dokter.

BACA JUGA:  Wakil Bupati berharap kegiatan undian ini dapat semakin memotivasi masyarakat untuk meningkatkan budaya menabung

Manajemen yang buruk, membuat pasien mendaftar menunggu lama , ini juga ia alami setelah selesai mendaftar, ia diarahkan ke bagian poli, dimana pasien harus berjalan yang lumayan jauh dari tempat bagian pendaftaran tanpa di beri kursi roda menuju ke bagian poli.

Lebih parah lagi di bagian poli pasien harus menunggu berjam-jam sampai dokter datang.

Lebih lanjut, BS menyampaikan bahwa bagian medis memberitahunya bahwa dokter biasanya datang pada pukul 12 siang.

BS berharap DPRD Kota Pematangsiantar yang membidangi kesehatan untuk segera memberi perhatian terhadap pelayanan dan penanganan tenaga medis terhadap pasien yang dinilai lambat.

BACA JUGA:  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan

Terpisah, Ketua fraksi DPRD Gerindra Pematangsiantar Chairuddin Lubis menyampaikan akan segera menindaklanjuti keluhan pasien yang berobat ke RSUD Djasamen Saragih, agar hal demikian tidak terjadi lagi pada pasien -pasien lain.

Chairuddin juga berharap RSUD Djasamen Saragih perbaiki manajemen kerja, jangan ada lagi pasien menunggu Berjam jam untuk mendapat penangan medis dari dokter.

“Bila pelayanan dan penanganan medis baik, tentu masyarakat yang mau berobat senang. Bahkan, RSUD Djasamen Saragih bisa menjadi tujuan warga yang mau berobat. Di samping itu untuk meningkatkan pendapatan asli Daerah(PAD),” ujar Chairuddin, Selasa (22/4/2025).(S.Hadi Purba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *