Jakarta, 4 Mei 2025 – Mutasi jabatan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menjadi sorotan publik setelah terjadi perubahan mendadak pada posisi strategis yang hanya berlangsung selama satu hari. Salah satu yang menjadi perhatian adalah mutasi Letnan Jenderal (Letjen) Kunto Arief Wibowo, putra dari mantan Wakil Presiden RI periode 1993–1998, Try Sutrisno.
Kronologi Mutasi dan Revisi
Pada 29 April 2025, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor Kep/554/IV/2025 yang menetapkan mutasi terhadap 237 perwira tinggi (pati) TNI. Dalam SK tersebut, Letjen Kunto Arief Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Namun, hanya sehari berselang, posisi Pangkogabwilhan I kembali mengalami perubahan. Jabatan tersebut diisi oleh Laksamana Muda (Laksda) Hersan, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III dan dikenal sebagai mantan ajudan Presiden Joko Widodo.
Penjelasan Resmi dari TNI
Menanggapi perubahan mendadak ini, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal (Mayjen) Kristomei Sianturi, memberikan klarifikasi pada 30 April 2025. Dalam pernyataannya, Mayjen Kristomei menjelaskan bahwa mutasi tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan personel dan kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.
“Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme,” ujar Mayjen Kristomei.
Lebih lanjut, Mayjen Kristomei menegaskan bahwa perubahan jabatan tersebut tidak terkait dengan faktor eksternal atau tekanan politik, melainkan murni berdasarkan kebutuhan organisasi dan dinamika internal TNI.
Reaksi dan Spekulasi Publik
Perubahan jabatan yang cepat ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik dan pengamat militer. Beberapa pihak mempertanyakan alasan di balik mutasi yang hanya berlangsung sehari, mengingat Letjen Kunto Arief Wibowo adalah putra dari tokoh militer senior, Try Sutrisno.
Namun, TNI menegaskan bahwa semua keputusan mutasi dilakukan berdasarkan pertimbangan profesional dan kebutuhan organisasi, tanpa adanya intervensi dari pihak luar.
Profil Singkat Letjen Kunto Arief Wibowo
Letjen Kunto Arief Wibowo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai posisi strategis. Sebelum menjabat sebagai Pangkogabwilhan I, ia pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi dan Wakil Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Wadankodiklatad).
Sebagai putra dari mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Letjen Kunto dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya di lingkungan TNI.






