Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaNews

Rahmanto Muhidin Resmi Nakhodai DPW PKB Kalteng, Estafet Kepemimpinan Berpindah dari Habib Ismail Bin Yahya

Avatar photo
58
×

Rahmanto Muhidin Resmi Nakhodai DPW PKB Kalteng, Estafet Kepemimpinan Berpindah dari Habib Ismail Bin Yahya

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Palangkaraya, Domain Rakyat. Com//

Tongkat estafet kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah resmi berpindah tangan. Rahmanto Muhidin SHI. MH kini sah menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalteng setelah melalui tahapan musyawarah dan mekanisme organisasi yang ketat serta demokratis.

Rahmanto menggantikan posisi Habib Ismail Bin Yahya yang sebelumnya memimpin DPW PKB Kalteng dengan penuh dedikasi. Proses pergantian ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan yang disiapkan PKB untuk menghadapi tantangan politik ke depan, khususnya Pemilu 2029.

Sebagai tokoh muda, Rahmanto Muhidin SHI. MH dinilai memiliki energi, visi, serta kemampuan konsolidasi yang kuat. Kehadirannya di pucuk pimpinan DPW PKB Kalteng diharapkan mampu memberi warna baru bagi gerak partai di Bumi Tambun Bungai, baik dalam memperkuat struktur, meningkatkan militansi kader, maupun memperluas basis pemilih.

PKB Kalteng menaruh harapan besar pada kepemimpinan Rahmanto untuk mendulang suara secara signifikan pada Pemilu 2029. Target itu bukan tanpa dasar. Rahmanto dikenal aktif membangun komunikasi lintas elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga kelompok akar rumput yang selama ini menjadi basis tradisional PKB.

Di sisi lain, Habib Ismail Bin Yahya dinilai berhasil meletakkan fondasi organisasi yang solid selama masa kepemimpinannya. Estafet kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum penguatan, bukan sekadar pergantian figur semata.

Dengan nahkoda baru, PKB Kalteng optimistis mampu tampil lebih progresif dan kompetitif di kancah politik daerah. Tantangan Pemilu 2029 kini menjadi horizon utama yang ingin ditaklukkan melalui kerja kolektif, soliditas kader, serta kepemimpinan yang adaptif dan visioner.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *