DOMAINRAKYAT.com// Polres Seruyan – Rangkaian kegiatan apel jam pimpinan di Polres Seruyan pada Senin (23/2/2026) pagi tidak berhenti pada pemberian arahan saja. Usai memimpin apel, Wakapolres Seruyan Kompol Hendry, S.E., bersama dengan para Pejabat Utama (PJU) langsung menggelar pemeriksaan mendadak (sidak) terhadap kerapihan, penampilan, serta kelengkapan identitas diri seluruh personel yang hadir.
Pemeriksaan yang berlangsung di lapangan apel Polres Seruyan tersebut berlangsung ketat namun tertib. Kompol Hendry yang didampingi para Kabag dan Kasat bergerak memeriksa satu per satu personel, mulai dari kerapian seragam, potongan rambut, kebersihan sepatu, hingga kelengkapan identitas diri seperti Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi yang membawa kendaraan.
“Apel tadi kita sudah sampaikan arahan tentang pengawasan melekat. Dan ini adalah bentuk nyata dari pengawasan tersebut. Saya ingin memastikan langsung bahwa penampilan personel kita mencerminkan sosok polisi yang profesional dan berwibawa, serta memastikan kelengkapan identitas sebagai bentuk kesiapan personel dalam bertugas,” ujar Kompol Hendry di sela-sela pemeriksaan.
Dalam sidak tersebut, Wakapolres menyoroti beberapa hal terkait penampilan personel, seperti kerapian seragam dan potongan rambut yang sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa penampilan yang baik merupakan cerminan dari kedisiplinan dan tanggung jawab seorang anggota Polri.
“Penampilan adalah gerbang utama kepercayaan masyarakat. Jika personel kita tampil rapi, bersih, dan berwibawa, maka masyarakat akan merasa nyaman dan percaya kepada kita. Saya minta potongan rambut harus sesuai aturan, seragam harus rapi, sepatu harus mengkilap, dan jangan ada yang terlihat lusuh atau tidak bersemangat,” tegasnya.
Selain penampilan, Wakapolres juga memeriksa kelengkapan identitas diri personel. Ia mengingatkan bahwa KTA dan SIM merupakan perlengkapan wajib yang harus selalu dibawa, terutama saat bertugas di lapangan.
“Kelengkapan identitas ini penting. KTA menunjukkan jati diri kita sebagai anggota Polri, sementara SIM adalah bukti kelayakan kita dalam berkendara. Saya temukan masih ada personel yang tidak membawa KTA atau SIM-nya sudah mati. Ini langsung kami catat dan berikan teguran untuk segera diurus,” imbuh Kompol Hendry.
Kompol Hendry menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai bentuk pembinaan dan evaluasi untuk kebaikan bersama serta menjaga nama baik institusi.
Kegiatan pemeriksaan kerapihan, penampilan, dan kelengkapan identitas diri personel ini rencananya akan terus dilakukan secara berkala dan insidental sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam membangun disiplin serta citra positif Polres Seruyan. Setelah pemeriksaan selesai, personel dipersilakan kembali ke tugas masing-masing dengan pembinaan untuk segera memperbaiki hal-hal yang masih kurang.
