Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaDaerahKalteng

Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Seruyan Tengah Rusak Parah,Dugaan Pembiaran Infratuktur Jadi Sorotan.

×

Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Seruyan Tengah Rusak Parah,Dugaan Pembiaran Infratuktur Jadi Sorotan.

Sebarkan artikel ini

SERUYAN ll Seruyan Tengah—DOMAINRAKYAT.com// Kerusakan parah pada ruas jalan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali menuai sorotan tajam. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Danau Seluluk, Kecamatan Batu Ampar, hingga Kecamatan Seruyan Tengah tersebut dinilai mengalami kerusakan serius dan hingga kini belum mendapatkan penanganan konkret dari pemerintah daerah.

Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital yang digunakan masyarakat untuk mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, serta konektivitas antarwilayah di pedalaman Seruyan. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan serta laporan warga, sejumlah titik kerusakan terlihat semakin memburuk. Salah satunya pada bagian box culvert yang berada di tengah badan jalan dan kini dalam kondisi rusak serta berlubang.

BACA JUGA:  Polres Seruyan Kawal Keberangkatan Mudik Gratis Kabupaten Seruyan Tujuan Sampit.

Ironisnya, meskipun kondisi tersebut telah beberapa kali menjadi sorotan media dan bahkan sempat ditinjau langsung oleh pemerintah daerah, hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata perbaikan.

Risalahudin, wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Seruyan, menilai lambannya penanganan tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Ia mengaku telah beberapa kali mendokumentasikan kondisi kerusakan tersebut dan menyampaikannya kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti.

“Kerusakan pada box culvert yang berada di tengah jalan ini sudah berulang kali saya dokumentasikan. Bahkan sempat ditinjau langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda. Namun sampai saat ini belum ada langkah perbaikan yang nyata,” kata Risalahudin.

BACA JUGA:  Bingkisan THR,PT.Musirawas Group Serahkan Kepada Awak Media Seruyan.

Menurutnya, di lokasi kerusakan hanya terlihat tumpukan material pasir di sisi jalan tanpa adanya pekerjaan lanjutan yang jelas. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Yang terlihat hanya tumpukan pasir di samping lubang tersebut. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah harus menunggu ada korban terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sorotan terhadap kondisi infrastruktur ini tidak hanya datang dari kalangan media, tetapi juga masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama antar kecamatan.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

BACA JUGA:  Pengemanan Kunjungan Kerja Gubernur Kalteng Bersama Forkompimda Provinsi Kalteng di Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan.

Selain menyangkut keselamatan pengguna jalan, perbaikan infrastruktur dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Seruyan.

Kalangan media pun menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan di daerah.

Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Seruyan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah agar ke depan pelayanan publik dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

(Rs)Kabiro Seruyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!