Tanah Grogot, DOMAINRAKYAT.com// Matahari pagi barusaja menyapa dedaunan yang basah karena embun semalam, begitu setiap paginya jika tidak turun hujan di kawasan permukiman RT010 RW005 Kelurahan Tanah Grogot. Namun di Pagi Kamis 22 Januari 2026 ini ada yang berbeda, bunyi suara bersautan para warga yang di dominasi kaum terkuat muka bumi yaitu Ibu-ibu menjadi pembeda pagi ini, ditambah bunyi kluntang kluntung Gas Melon kosong yang tersusun rapi memanjang di pinggiran jalan masuk hingga ke dalam Gang Samudra. Kabarnya Pagi itu akan ada Gas 3kg Subsidi masuk ke Pangkalan milik salah satu warga di RT010-RW005. Dan benar saja, sekitar pukul 10.00 Wita, sebuah Mobil Pickup milik PT. Habi Jaya memecah kerumunan warga yang sedang menjaga susunan antrian Gas melonnya masing-masing.
Itulah Potret keadaan yang terjadi setiap waktu saat jadwal Gas LPJ 3kg Subsidi datang ke hampir seluruh pangkalan di Kabupaten Paser, khususnya Kelurahan Tanah Grogot. Salah satu yang pewarta sempat melakukan investigasi, terjadi di Pangkalan Gas LPJ 3kg Subsidi Jl. Singa Maulana. Menurut salah satu pengurus pangkalan tersebut yaitu Bapak Salmani, “Kami disini mendapat pasokan Gas LPJ 3kg bersubsidi setiap kurang lebih 10 hari sekali, itu juga nda’ banyak, kadang 100 tabung, paling banyak 150 tabung. Dan pastinya nda cukup dengan warga yang mengantri, karena kami melayani tidak hanya warga RT010-RW005 tapi juga RT tetangga sekitar yang tentunya perlu betul Gas subsidi ini, tapi ya itulah quota yang kami dapatkan dari Agen PT Habi Jaya nda pernah diatas 150 tabung, yang kami jual ke warga Rp 22.000,- sesuai aturan pemerintah. Harapan kami semoga quota bisa nambah, sehingga tidak ada lagi warga yang sudah cape-cape antri, ujung-ujungnya zonk kehabisan stock’. Begitu penuturannya.
Dikesempatan yang sama dengan narasumber berbeda, yaitu salah satu warga yang tidak mau disebutkan identitasnya, sebut saja ibu N, beliau mengatakan “Dengan adanya pangkalan di dekat kami sini, sangat-sangat membantu, karena kita beli gas nya cuma Rp 22.000,- klo mau di ikutin kita beli di Pengecer yang ada di pinggir-pinggir jalan harganya selangit pernah saya beli 1 tabung harganya Rp 60.000,- pas langka-langkanya waktu itu, klo sekarang sekitaran Rp 45.000,- klo anak-anak beli. Karena di pangkalan ini datangnya setiap 10 hari sekali, jadi pasti ada waktunya kita beli di eceran dengan harga tinggi itu. Jadi klo bisa titip pesan ke Pemerintah, liat dan dengarin lah sekali-sekali masyarakat bawah ini, carikan cara biar kami nda tambah fikiran lain tentang gas melon ini, banyak sudah masalah lain kami, tolonglah yang satu itu dicarikan jalan keluarnya, biar kami ibu-ibu bisa diringankan bebannya untuk mengatur keuangan keluarga, klo bisa sering-sering gas subsidi masuk, jangan sampai 10 hari sekali. karena kita masak tiap hari”. demikian pungkasnya
Dimulai dari jam 07.00 Wita pagi telah disepakati untuk mulainya antrian Tabung GAs PLP 3kg Subsidi di Pangkalan Jl SInga Maulana, agar tidak mengganggu aktifitas subuh warga lainnya, karena sebelumnya antrian sudah dimulai dari sebelum Adzan Subuh berkumandang, karena wajar saya setiap warga ingin mendapatkan antrian terdepan dan utamanya mendapat jatah quota yang terbatas dari pangkalan. *(KBR/EMS)*





