Scroll untuk baca artikel
Berita

Rayap Besi Ditindak, Polrestabes Medan Tuai Apresiasi Al-Washliyah

33
×

Rayap Besi Ditindak, Polrestabes Medan Tuai Apresiasi Al-Washliyah

Sebarkan artikel ini
rayap besi
Ketua Al Washliyah Kota Medan, Dr H Abdul Hafiz Harahap, SH, S.Sos, M.Ikom. (foto: Ist)

Medan – Langkah tegas Polrestabes Medan dalam menindak pelaku kejahatan yang dikenal dengan sebutan Rayap Besi beserta jaringan penadahnya mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua Al Washliyah Kota Medan, Dr H Abdul Hafiz Harahap, SH, S.Sos, M.Ikom, yang secara terbuka memuji kinerja kepolisian di bawah kepemimpinan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH.

Istilah Rayap Besi merujuk pada pelaku pencurian besi, pagar, tutup drainase, dan berbagai fasilitas umum berbahan logam yang meresahkan warga. Aksi mereka bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi telah berdampak pada keselamatan publik dan kerugian material yang tidak sedikit. Infrastruktur rusak, jalanan membahayakan pengguna, dan rasa aman masyarakat terkikis.

“Menangani rayap besi dan penadahnya adalah kerja yang patut diapresiasi yang tinggi,” ujar Hafiz belum lama ini.

BACA JUGA:  Disdukcapil Murung Raya Jemput Bola, Layanan Adminduk Tembus Desa Terpencil

Berantas Pencuri Logam dan Jaringan Penadah

Menurut Hafiz, tindakan kepolisian dalam memburu pelaku pencurian besi dan pihak penadah menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab keresahan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi harus menjadi solusi konkret, bukan sekadar janji.

“Sebagaimana harapan masyarakat, kepolisian hadir memberi solusi, bukan ilusi,” tegasnya.

Penindakan terhadap jaringan pencurian logam ini dinilai sebagai langkah strategis. Pasalnya, tanpa menyentuh penadah, mata rantai kejahatan akan terus hidup. Aparat tidak hanya menindak pelaku lapangan, tetapi juga membongkar alur distribusi barang curian yang selama ini menjadi pemicu maraknya aksi serupa.

BACA JUGA:  Wakil Mentri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, adakan kunjungan Pasar Cisalak

Hafiz menambahkan, penggunaan kewenangan secara tegas dan terukur merupakan tuntutan zaman. Masyarakat, katanya, mendambakan aparat yang membersamai rakyat dan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman.

“Di bahu dan lengan polisi kami gantung harapan untuk Kota Medan aman sesuai harapan,” katanya.

Kepemimpinan Baru, Langkah Cepat

Apresiasi juga diarahkan pada kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang dinilai bergerak cepat meski baru menjabat dalam hitungan hari. Langkah konkret yang diambil dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemberantasan kejahatan jalanan dan pencurian fasilitas umum menjadi prioritas.

“Di bawah komando Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang masih hitungan hari sudah melakukan tindakan pasti untuk masyarakat dan kota ini. Terus berbakti untuk negeri wahai polisi agar engkau dicintai,” tukas Hafiz.

BACA JUGA:  Musyawarah Perencanaan Pembangunan. RKPD Banyuasin 2027 Digelar Di Aula Gedung Olahraga Kecamatan Talang Kelapa

Dukungan moral dari tokoh masyarakat seperti Al-Washliyah menjadi energi tambahan bagi aparat dalam menjaga stabilitas keamanan kota. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sipil dinilai sebagai fondasi penting untuk menekan angka kriminalitas.

Langkah tegas terhadap Rayap Besi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pesan kuat bahwa fasilitas publik adalah milik bersama yang harus dijaga. Ketika aparat dan masyarakat berjalan beriringan, harapan akan Medan yang aman dan tertib bukan sekadar wacana, melainkan cita-cita yang terus diupayakan menjadi kenyataan.

error: Content is protected !!