Berita UtamaDaerahKalteng

Nyanggar Kebun PT CKS Libatkan Aparat di Delapan Desa,Sinergi-Adat Perusahaan Dorong Perkuat Ekonomi Warga.

29

SERUYAN, Kalimantan Tengah —DOMAINRAKYAT.com// PT Ciptatani Kumai Sejahtera (CKS) menggelar kegiatan Nyanggar Kebun di Sanggar Padang Tagari Desa Derawa, Kecamatan Batu ampar Kabupaten Seruyan, Sabtu (14/2/2026). Agenda yang dimulai pukul 10.00 WIB itu mempertemukan unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh adat, hingga perwakilan masyarakat dari delapan desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi antara perusahaan perkebunan dengan pemangku kepentingan lokal di dua kecamatan, yakni Seruyan Tengah dan Batu Ampar. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Batu Ampar, Kapolsek dan Danramil setempat, Damang Adat Seruyan Tengah–Batu Ampar, penjabat kepala desa, perangkat desa, mantir adat, serta pengurus koperasi dari delapan desa binaan.

Delapan desa yang terlibat meliputi Tangga Batu, Teluk Bayur, Gantung Pengayuh, Derawa, Batu Menangis, Sahabu, Durian Kait, dan Kalang. Selain itu, dua koperasi mitra perusahaan—Koperasi Gawi Hapakat Maju Bersama (Kecamatan Seruyan Tengah) dan Koperasi Padang Tagari Sejahtera (Kecamatan Batu Ampar)—ikut ambil bagian dalam agenda tersebut.

Perwakilan Camat Seruyan Tengah yang diwakili Sekretaris Kecamatan menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan investasi perusahaan. Ia menegaskan, pemerintah kabupaten mendorong agar perusahaan berkontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa sekitar. Dalam kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Penetapan Calon Peserta (CP) yang telah ditandatangani bupati.

Ketua Koperasi Gawi Hapakat Maju Bersama, Sulesdi, menyampaikan bahwa momentum Nyanggar Kebun diharapkan memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat. Ia menyebut proses administrasi pembukaan buku rekening anggota koperasi segera rampung sebagai bagian dari penguatan tata kelola kemitraan.

Sementara itu, Ketua Koperasi Padang Tagari Sejahtera, Teing, mengungkapkan penyaluran buku rekening anggota di Desa Derawa telah tuntas 100 persen. Distribusi berikutnya akan menyasar anggota di Desa Batu Menangis dan Desa Sahabu.

Perwakilan mantir adat Seruyan Tengah–Batu Ampar menilai kegiatan tersebut sebagai simbol harmonisasi antara adat dan dunia usaha. Ia berharap perusahaan dapat terus berkembang secara aman dan lancar, tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal dan kepentingan masyarakat.

Dari unsur pemerintah desa, perwakilan penjabat kepala desa Durian Kait menegaskan keberadaan perusahaan telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Hal itu dinilai berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di tingkat desa.

Direktur Legal PT CKS, Goleong Sihotang, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak—mulai dari mantir adat delapan desa di dua kecamatan, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa dan kecamatan—yang dinilai berperan menjaga kondusivitas wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dalam suasana kekeluargaan. Di tengah dinamika industri perkebunan yang kerap disorot publik, forum seperti Nyanggar Kebun dinilai menjadi instrumen penting membangun komunikasi terbuka antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat adat di daerah.

*As*+(Rs)Kabiro Seruyan.

Exit mobile version