LUMAJANG, DOMAINRAKYAT.COM –
SD Negeri satu 01 Randuagung sukses menyelenggarakan Gebyar Seni sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan melibatkan siswa-siswi kelas satu. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (21/6/2025) di Gedung PGRI Randuagung sejak pukul 07.00 WIB ini disambut meriah dan penuh antusiasme.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Randuagung, kepala sekolah, para guru, serta wali murid. Suasana penuh semangat tampak dari para siswa yang tampil dan para orang tua yang menyaksikan dengan bangga.
Dalam Gebyar Seni ini, siswa kelas satu menunjukkan beragam penampilan yang mencerminkan ekspresi diri dan kekayaan budaya. Tarian tradisional, hadroh, dongeng, menyanyi, hingga senam kreasi ditampilkan dengan penuh semangat dan percaya diri. Kegiatan ini juga semakin semarak dengan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta.
Kepala SDN 01 Randuagung, Bambang Sutrisno, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar. Saya sangat mengapresiasi kekompakan para guru serta sinergi dengan orang tua dalam mendampingi anak-anak. Ke depan, saya juga mengimbau agar penggunaan media sosial, khususnya TikTok, dapat dibatasi karena dapat mengganggu fokus belajar siswa,” ujarnya.
Fitria, wali kelas 1, juga menyampaikan rasa syukur dan harapannya untuk kegiatan mendatang. “Terima kasih atas dukungan yang luar biasa. Semoga ke depannya kita semakin semangat dan kreatif dalam mendampingi anak-anak,” katanya.
Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Randuagung, Irham, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan rasa percaya diri siswa sejak usia dini.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menekankan bahwa kegiatan P5 merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, yang fokus pada penguatan karakter, semangat gotong royong, dan nilai-nilai kebangsaan.
Acara ditutup dengan tepuk tangan meriah dari para orang tua yang bangga melihat penampilan anak-anak mereka. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda rutin sebagai wadah bagi siswa dalam menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi diri.
(Rokib).
