BULUKUMBA — Renovasi rumah Nenek Jawiah, seorang lansia berusia 75 tahun yang hidup sebatang kara di Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Bulukumba menjelang Hari Bhayangkara ke-79. Kepedulian ini hadir di tengah kondisi rumah panggung Nenek Jawiah yang sudah sangat memprihatinkan, dengan tiang penyangga rapuh dan atap yang bocor parah.
Kondisi tersebut membuat Nenek Jawiah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari keluarga dan tetangga sekitar. Keadaan rumah yang hampir roboh sangat membahayakan, terlebih dengan kondisi fisik beliau yang lemah akibat stroke ringan.
Mendengar kabar menyentuh ini, Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Syafaruddin, S.H., dan jajaran pejabat utama langsung meninjau lokasi pada Selasa, 24 Juni 2025. Mereka menyaksikan sendiri kondisi rumah yang nyaris runtuh dan segera menyatakan niat untuk membantu renovasi.
“Kami khawatir rumah ini membahayakan Ibu dan warga sekitar. Kami mohon izin dan restu untuk membantu memperbaiki rumah ini,” ujar Kapolres dengan tulus kepada Nenek Jawiah.
Tak kuasa menahan haru, Nenek Jawiah menerima bantuan tersebut dengan mata berkaca-kaca. “Iye… terima kasih, Nak… Semoga semua yang bantu diberi kesehatan dan panjang umur,” ucapnya lirih.
Proses renovasi rumah Nenek Jawiah akan segera dimulai dalam waktu dekat. Polres Bulukumba telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan tenaga tukang bangunan agar proses berjalan lancar dan rumah segera bisa ditinggali kembali dengan aman.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 dan menunjukkan bahwa Polri bukan hanya pelindung masyarakat, tetapi juga saudara yang hadir dalam kepedihan dan harapan warga.





