Medan – Dukungan digitalisasi pendidikan kembali diwujudkan oleh PT Telkom Indonesia, melalui Telkom Witel Sumut, yang memberikan kontribusi nyata kepada Yayasan Pendidikan (YP) Jabal Rahmah Mulia Medan. Bantuan ini berupa layanan internet dan bingkisan yang diserahkan langsung dalam kunjungan resmi pada 25 Mei 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Account Manager Telkom, Wulan Alfi, yang menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari misi Telkom dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Selain penyerahan bingkisan, Telkom juga memberikan fasilitas konektivitas dan solusi pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang untuk menunjang proses belajar mengajar secara interaktif dan modern.
“Telkom terus berkomitmen menjadi mitra terbaik dalam menyediakan layanan digital untuk lembaga pendidikan. Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menjawab tantangan di era digital,” tutur Wulan.
Pihak YP Jabal Rahmah Mulia Medan mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif tersebut. Menurut mereka, kehadiran konektivitas dan dukungan teknologi dari Telkom akan membuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk belajar secara mandiri maupun terintegrasi dengan platform pendidikan daring.
Selain itu, kerjasama ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Konektivitas yang handal dan dukungan sistem digital sangat penting agar sekolah dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih dinamis dan adaptif.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Telkom dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia berbasis digital, khususnya di Sumatera Utara. Dengan memperluas akses teknologi ke lembaga pendidikan, Telkom berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan siap menghadapi tantangan global.
Dukungan digitalisasi pendidikan seperti ini diharapkan terus berlanjut, agar lebih banyak sekolah dan yayasan di seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat langsung dari transformasi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.
Laporan: S Hadi Purba
