Jakarta – Eko Patrio akhirnya angkat bicara soal kondisi tempat tinggalnya setelah peristiwa penjarahan rumah yang menimpanya pada Agustus 2025 lalu. Tragedi tersebut bukan hanya mengguncang rasa aman, tetapi juga memaksa Eko dan keluarganya mengambil langkah berat: meninggalkan rumah dan mengontrak di kawasan pinggiran Jakarta demi keselamatan.
Beberapa bulan berlalu, situasi perlahan berubah. Saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin, Eko mengungkapkan bahwa dirinya kini sudah tidak lagi tinggal di wilayah pinggiran kota. Meski begitu, ia mengakui masih menempati tempat yang sama untuk sementara waktu, sambil menunggu kondisi yang benar-benar kondusif.
“Sekarang ya tinggal masih di tempat yang lama gitu ya. Masih, tapi sudah nggak di pinggiran kota,” ujar Eko dengan nada tenang, seolah berusaha menutup luka yang belum sepenuhnya sembuh.
Menata Ulang Rasa Aman Pascainsiden
Keputusan untuk pindah ke pinggiran Jakarta, menurut Eko, memang diambil dalam kondisi penuh pertimbangan. Insiden penjarahan itu meninggalkan dampak psikologis yang tidak sederhana, terutama bagi keluarga. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini situasi sudah jauh lebih terkendali.
“Kalau kemarin pinggiran kota, sekarang sudah di satu tempat ya insyaallah,” katanya, memberi isyarat bahwa proses pemulihan masih terus berjalan.
Meski banyak pihak bertanya soal kemungkinan kembali ke rumah lama, figur publik yang juga dikenal sebagai politisi ini memilih bersikap realistis. Ia tidak ingin tergesa-gesa dan lebih percaya pada waktu.
“Insyaallah entar kalau sudah waktunya balik,” ucapnya singkat namun penuh makna.
Saat ditanya apakah masih ada trauma yang membayangi, tokoh publik tersebut justru menanggapi dengan sikap santai. Ia memilih menikmati proses dan menjalani hari tanpa membiarkan rasa takut menguasai hidupnya.
“Ya pokoknya saya nikmati saja,” katanya.
Hadiri Acara Ahmad Dhani, Singgung Urusan Parlemen
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI ini juga disinggung soal aktivitas politiknya, termasuk peluang kembali aktif di Parlemen. Namun, Eko memilih mengalihkan pembicaraan dengan memberikan apresiasi kepada Ahmad Dhani yang baru saja membuka restoran sekaligus kafe bertema seni.
“Saya bangga dengan pembukaan kafenya. Karena saya lihat bukan hanya buat tempat makan, tapi juga bisa buat teman-teman yang ingin tahu lintas seni dan sebagainya bisa datang kemari,” tutur Eko.
Tak hanya itu, ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Dhani yang akan segera menyandang status sebagai kakek. Eko juga meminta maaf karena tak bisa menghadiri acara tujuh bulanan Al Ghazali, meski tetap menyempatkan diri hadir di malam pembukaan kafe Javarock.
“Selamat buat Mas Dhani menjadi kakek. Tadi siang saya minta maaf sama Al nggak bisa datang, tapi malam ini saya bisa datang di acara pembukaannya Javarock,” pungkasnya.
