BANYUWANGI – Dugaan proyek asal – asalan yang dikerjakan oleh CV MULYA SAKTI ini dikerjakan wilayah Dusun Manggisan desa Songgon kecamatan Songgon, Banyuwangi, kiri jalan arah kewisata Rowobayu ,tanpa ada molen alias adukan luluh manual / diaduk pakai cangkul. Rabu (16/07/2025).

Sempat diwawancarai oleh awak media Domain Rakyat jika Proyek itu dari dinas PU Pengairan Banyuwangi dengan anggaran 197.621.000 waktu pelaksana 90 (Sembilan Puluh) hari kalender dan kegiatan tersebut adalah kegiatan Pembangunan Saluran Manggisan.

Kemudian, salah satu warga disana menyampaikan kepada awak media online bahwasanya proyek itu tidak mengindahkan alat keselamatan kerja coba sampeyan liat dilokasi mas? Tutur salah satu warga itu yang namanya tidak mau dipublikasikan
Lanjut beliau juga mengatakan bahwa di lokasi selain tidak memakai alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga molen disana hanya dibuat pajangan alias manual,”imbuhnya
Dijelaskan bahwa dalam setiap pekerjaan baik dalam klasifikasi kecil, menengah dan besar, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sudah merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang.

Selain itu, campuran semen dengan pasir juga diduga tidak memenuhi spek, karena terlihat dari pantauan kamera semen hanya sedikit sedang pasirnya banyak, sehingga dihawatirkan bangunan kurang kuat bertahan.
Setelah tayang berita iini pihak Rekanan (CV MULYA SAKTI) Tidak berkomentar dan bungkam. Semoga pihak dinas terkait tinjau dilapangan (TL) di Songgon.