BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM –
Sebuah proyek pembangunan yang berada di bawah kewenangan dinas provinsi yang ada didesa Singojuruh, dusun Kemiren, Kecamatan Singojuruh Banyuwangi menuai sorotan warga pada hari Senin (01/09/2025).

Proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan. Selain itu, para pekerja di lapangan terlihat tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), seperti helm,maupun sepatu pelindung.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, baik terkait kualitas hasil pembangunan maupun keselamatan pekerja.
Seorang warga sekitar, Slamet (45), mengaku resah melihat kondisi di lapangan.
“Kami lihat cor-coran tipis, campurannya juga tidak jelas. Belum lagi pekerjanya tidak ada yang pakai helm atau sepatu. Kalau ada kecelakaan siapa yang tanggung jawab?” ujarnya.

Sementara itu, pihak aparat desa juga turut menyampaikan keprihatinan menegaskan bahwa proyek pemerintah semestinya menjadi contoh dalam penerapan aturan.
“Kami berharap dinas provinsi segera melakukan pengawasan lebih ketat. Jangan sampai proyek ini asal jadi dan membahayakan pekerja,” katanya.
Sejumlah pihak mendesak agar dinas terkait segera turun melakukan evaluasi, serta memastikan kontraktor pelaksana bekerja sesuai spesifikasi dan standar keselamatan.

Tanpa langkah tegas, proyek ini berpotensi menimbulkan kerugian negara serta mencederai kepercayaan masyarakat.
(Tim).