{"id":14726,"date":"2025-02-22T05:21:28","date_gmt":"2025-02-22T05:21:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/?p=14726"},"modified":"2025-02-22T05:21:28","modified_gmt":"2025-02-22T05:21:28","slug":"dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/","title":{"rendered":"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen"},"content":{"rendered":"<p>Banyuwangi \u2013 Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi menggelar bedah buku berjudul Jejak Kritik karya Moh Husen pada Jumat sore (21\/2\/2025) di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n<p>Acara ini dimoderatori oleh Syafaat dari Lentera Sastra Banyuwangi yang juga ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, pegiat literasi, dan masyarakat umum. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs. Zen Kostolani, M.Si., turut hadir dan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan literasi semacam ini.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Zen Kostolani menyampaikan bahwa buku yang ditulis Moh. Husen ini patut diacungi jempol dengan bahasa santai dalam menyampaikan kritik, dan Dinas Perpusip Kabupaten Banyuwangi memfasilitasi buku tersebut dalam bentuk E-Book sehingga mudah dibaca dan mudah disebarkan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14727 size-large\" src=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018-700x400.jpg\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"389\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14728 size-large\" src=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0020-1-700x400.jpg\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"389\" \/><\/p>\n<p>Dalam bedah buku tersebut, Samsudin Adlawi, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, mengupas makna kritik dan menekankan pentingnya memahami kritik secara konstruktif. \u201cKritik dapat mengubah keadaan jika pemimpin mau mendengarkan rakyatnya,\u201d ujarnya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mampu memahami kritik yang disampaikan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Muttafaqurrahmah, dosen Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, menyoroti bahwa buku yang baik adalah buku yang telah selesai dengan baik dan telah memiliki ISBN. Ia juga memberikan catatan tentang gaya bahasa Moh. Husen yang sederhana namun kaya makna.<\/p>\n<p>Menurutnya, beberapa kata khas yang sering digunakan Husen di akhir tulisan, seperti so, monggo, lha wong, dan lainnya, membuat buku ini terasa luwes dan ringan dibaca.<\/p>\n<p>Dalam pembahasannya, Husen menjelaskan bahwa buku Jejak Kritik merupakan kumpulan tulisan dari kolom yang pernah dimuat di media online. Pembagian bab dalam bukunya yang kelima ini dianalogikan sebagai alat transportasi dalam kehidupan, dengan tiga bagian utama: Rem, Spion, dan Setir.<\/p>\n<p>&#8220;Rem menggambarkan pentingnya pengendalian diri sebelum bertindak.<br \/>\nSpion mengajarkan refleksi sosial, melihat ke belakang untuk memahami kondisi sekitar,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Setir menjadi simbol bagaimana seseorang mengarahkan hidupnya, seperti yang terlihat dalam tulisan &#8220;Kanal YouTube Politik&#8221; di dalam buku ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14729 size-large\" src=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0021-1-700x330.jpg\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"321\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14730 size-large\" src=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0019-700x400.jpg\" alt=\"\" width=\"680\" height=\"389\" \/><\/p>\n<p>Hasan Basri, Ketua Dewan Kesenian Belambangan, mengapresiasi bahasa yang mengalir dalam buku ini meski membahas persoalan serius. \u201cSudah lima buku yang ditulis Husen, semuanya dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Beragam tanggapan muncul dari peserta. Salah satu peserta dari Nukhbatul Fakhiroh dari MTsN 1 Banyuwangi menanyakan bagaimana cara menulis kritik agar yang dikritik dapat menerimanya dengan baik. Samsudin Adlawi menanggapi bahwa tulisan yang baik harus memiliki satu pokok pikiran dalam setiap paragraf agar lebih jelas dan efektif.<\/p>\n<p>Selain itu, penulis dari Lentera Sastra Banyuwangi, Nurul Ludfia Rochmah, menanyakan fasilitas literasi yang disediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi. Zen Kostolani menjelaskan bahwa aula dinas dapat digunakan oleh siapa pun untuk kegiatan literasi.<\/p>\n<p>Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya kritik sebagai bagian dari perkembangan masyarakat. Seperti yang disampaikan dalam acara ini, bahwa kita boleh menyampaikan kritik dengan cara yang santun, dan lebih elegan menggunakan karya tulis, yang kemudian diterbitkan menjadi sebuah buku.<\/p>\n<p>(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyuwangi \u2013 Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi menggelar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-14726","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyuwangi \u2013 Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi menggelar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Domain Rakyat Jatim\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-22T05:21:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018-700x400.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Indra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Indra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen","og_description":"Banyuwangi \u2013 Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi menggelar...","og_url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/","og_site_name":"Domain Rakyat Jatim","article_published_time":"2025-02-22T05:21:28+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018-700x400.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Indra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Indra","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/","url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/","name":"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018-700x400.jpg","datePublished":"2025-02-22T05:21:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250222-WA0018.jpg","width":1280,"height":898},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/2025\/02\/22\/dewan-kesenian-belambangan-dkb-banyuwangi-gelar-bedah-buku-berjudul-jejak-kritik-karya-moh-husen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/berita\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Banyuwangi Gelar Bedah Buku Berjudul Jejak Kritik Karya Moh Husen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#website","url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/","name":"Domain Rakyat Jatim","description":"Berita dan video terkini seputar peristiwa, sepakbola, selebriti, kesehatan, travel, hiburan dan wiki dari Surabaya dan sekitarnya","publisher":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#organization","name":"Domainrakyat.com","url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Header2025.png","contentUrl":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Logo-Header2025.png","width":350,"height":45,"caption":"Domainrakyat.com"},"image":{"@id":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/#\/schema\/logo\/image\/"}}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14726"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14726\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14731,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14726\/revisions\/14731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14726"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/jatim\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}