Scroll untuk baca artikel
DaerahMurung RayaNews

Bupati Heriyus Lantik Tiga Damang Kepala Adat di Murung Raya, Perkuat Peran Adat di Tengah Masyarakat

Avatar photo
×

Bupati Heriyus Lantik Tiga Damang Kepala Adat di Murung Raya, Perkuat Peran Adat di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Murung Raya, Domain Rakyat. Com//

Dalam momentum yang sarat makna budaya dan tanggung jawab sosial, Bupati Murung Raya, Heriyus, SE, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Damang Kepala Adat wilayah Kedamangan di Kabupaten Murung Raya. Upacara berlangsung khidmat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Selasa 28 Oktober 2025, bertepatan dengan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97.

Tiga tokoh adat yang dilantik masing-masing adalah Olitro sebagai Damang Kepala Adat Wilayah Kedamangan Sungai Babuat, Gusmanto sebagai Damang Tanah Siang Tengah, dan Tono Setiawan, SH sebagai Damang Tanah Siang Timur. Ketiganya diambil sumpah dan janji jabatan langsung oleh Bupati Heriyus, disaksikan unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan Dewan Adat Dayak Kabupaten Murung Raya, dan Mantir Adat dari berbagai wilayah di Murung Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menekankan pentingnya peran Damang sebagai pemimpin adat yang menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan masyarakat adat di lapangan.

“Damang bukan hanya simbol adat, tetapi juga penjaga moral dan budaya. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar Damang dapat membantu menjaga keharmonisan sosial, menyelesaikan persoalan adat dengan bijak, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan panggilan tanggung jawab untuk mengayomi masyarakat adat, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, serta mendukung program pemerintah di tingkat desa dan kecamatan.

Acara pelantikan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh khidmat. Usai pengambilan sumpah, dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan dan serah terima jabatan, disusul dengan pengalungan selendang sebagai simbol kepemimpinan adat kepada masing-masing Damang sebagai tanda resmi dimulainya tugas.

Sementara itu, salah satu Damang yang baru dilantik, Tono Setiawan, SH, menyampaikan komitmennya untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.

“Kami akan berupaya menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menegakkan hukum adat, dan menjadi jembatan yang harmonis antara masyarakat adat dan pemerintah,” ungkapnya.

 

Pelantikan ini menandai babak baru bagi lembaga adat di Murung Raya untuk semakin berperan aktif dalam menjaga keutuhan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai budaya Dayak di tengah arus modernisasi.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, diharapkan pembangunan Murung Raya dapat terus berjalan selaras dengan prinsip “Belom Bahadat” — hidup bermartabat dalam bingkai adat dan kebersamaan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!