KUALA PEMBUANG – DOMAINRAKYAT.com// Sebuah tonggak sejarah baru dalam sektor kedaulatan pangan nasional resmi dipancangkan. Jajaran Polres Seruyan bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan kelompok tani Kabupaten Seruyan menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan secara virtual di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh jutaan petani di seluruh penjuru tanah air ini menjadi simbol kebangkitan pertanian Indonesia di tahun 2026.
Dalam sambutannya yang menggugah semangat, Presiden RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani Indonesia. Beliau menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat, mandiri, dan kaya raya akan sumber daya alam.
“Saya masuk tentara tahun 70-an, dan pelajaran terbesar saya adalah dari petani. Hanya petani yang mampu memastikan pasokan pangan bagi prajurit dan seluruh rakyat Indonesia terjaga,” ujar Presiden RI. Beliau juga memastikan bahwa pada tahun 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau seluruh pelosok negeri, diiringi dengan upaya penurunan harga pupuk dan bibit demi kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian RI dalam laporannya turut mengapresiasi peran Kapolri dan Jaksa Agung yang aktif melakukan pengawasan terhadap distribusi sarana pertanian. Hal ini terbukti dengan langkah tegas pencopotan oknum-oknum yang mencoba bermain dalam program pertanian serta penarikan izin bagi distributor nakal yang menaikkan harga di luar kewajaran.
Program hilirisasi pertanian hingga 1 juta hektare dan penyediaan alat mesin pertanian (traktor) secara masif menjadi fokus utama di tahun 2026 ini untuk mencapai target produksi 15 ton per hektare di wilayah strategis.
Kabupaten Seruyan, melalui perwakilan dari Polres Seruyan, TNI, Pemerintah Daerah, serta para penggerak Brigade Pangan dan Gapoktan, menyatakan kesiapannya untuk menyelaraskan program daerah dengan visi pusat. Kehadiran para tokoh tani dari Persil Raya dan Kuala Pembuang dalam Vicon ini menjadi bukti antusiasme lokal dalam menyukseskan swasembada pangan.
Kapolres Seruyan melalui Kabag SDM AKP Luluk Sumarsono dan Kasat Binmas AKP Eko Muji Hartono menekankan bahwa Polri akan terus mengawal setiap tahapan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Seruyan, mulai dari pendampingan petani hingga pengawasan distribusi hasil panen.
Kegiatan yang berpusat secara luring di Karawang, Jawa Barat ini, diakhiri dengan peresmian Swasembada Pangan Tahun 2025 yang disambut dengan optimisme tinggi oleh seluruh peserta di Aula BKAD Seruyan.(Rn)+(Rs)kabiro Seeuyan.