{"id":4011,"date":"2024-10-11T13:05:42","date_gmt":"2024-10-11T13:05:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/?p=4011"},"modified":"2024-10-11T13:28:15","modified_gmt":"2024-10-11T13:28:15","slug":"geger-penemuan-mayat-bayi-di-kuala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/2024\/10\/11\/geger-penemuan-mayat-bayi-di-kuala\/","title":{"rendered":"Geger, Penemuan Mayat Bayi di Kuala"},"content":{"rendered":"<p><strong>KOTAWARINGIN TIMUR, Domainrakyat.com<\/strong> \u2013 Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat bayi dengan kondisi mengenaskan.<\/p>\n<p>Menurut informasi beredar, mayat bayi itu ditemukan di Jalan Poros Sarpatim, Kilometer 3, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kotim, Kalteng.<\/p>\n<p>Dari foto yang diterima, kondisi mayat sangat menyedihkan, sebagian anggota tubuhnya hilang. Bahkan organ dalam jasad bayi tersebut juga sudah tidak tampak.<\/p>\n<p>Masyarakat menduga bahwa jasad bayi malang ini di makan binatang liar.<\/p>\n<p>\u201dSaat ini mayat bayi tersebut dievakuasi ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Dr Murjani Sampit untuk dilakukan autopsi,\u201d ujar Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Nur Ikhsan melalui sambungan seluler.<\/p>\n<p>Nur Ikhsan menjelaskan, belum diketahui pasti dari mana dan siapa orang tua bayi malang tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>&#8220;Beri kami waktu dahulu. Cepat atau lambat, kami akan mengungkap kasusnya,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Sementara salah seorang warga yang berinisia E mengatakan, bahwa bayi tersebut diduga kuat telah dibuang hingga kemudian jasadnya ditemukan warga yang melintas.<\/p>\n<p>\u201dBayi tersebut ditemukan di dekat jalan perkebunan. Diduga bayi itu dibuang orang tuanya. Dan pelakunya merupakan orang perkebunan,\u201d katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTAWARINGIN TIMUR, Domainrakyat.com \u2013 Warga Kabupaten Kotawaringin Timur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4011","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-murung-raya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4011"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4018,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4011\/revisions\/4018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4011"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.domainrakyat.com\/kalteng\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}