Scroll untuk Baca Berita
News

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Kutai Barat 2025: Edukasi Hukum untuk Generasi Muda

×

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Kutai Barat 2025: Edukasi Hukum untuk Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
duta pelajar sadar hukum

Kutai Barat, 30 Juli 2025 – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Kabupaten Kutai Barat tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri 1 Sendawar, Kecamatan Melak, dan diikuti oleh sepuluh tim dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Setiap tim terdiri dari dua orang siswa – satu laki-laki dan satu perempuan – yang sebelumnya telah mengajukan karya tulis inovatif bertema hukum. Karya tulis tersebut disusun dengan pendampingan guru dan pihak Kejaksaan Negeri melalui Bidang Intelijen. Setelah melalui proses seleksi, sepuluh tim terbaik berhak tampil dalam ajang final tingkat kabupaten.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang sadar hukum sejak dini. “Melalui ajang ini, diharapkan lahir pelajar-pelajar yang mampu menjadi role model di sekolah dan masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap hukum dan etika sosial,” ujarnya.

Pemenang dalam ajang ini adalah:

  • Juara I: SMA Negeri 1 Jempang (Muhammad Eghi Al-Farizhi dan Cici Amrina) dengan karya tentang edukasi bijak bermedia sosial.

  • Juara II: SMA Negeri 2 Sendawar (Fransiskus Arya dan Wini Apriliani) dengan tema pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

  • Juara III: SMA Negeri 1 Jempang (Muhammad Andi dan Rahmita Kamoda) yang mengangkat pendekatan komunitas dan aplikasi untuk perlindungan anak.

Masing-masing pemenang memperoleh uang pembinaan, piagam, dan plakat. Juara I mendapat Rp 4.500.000, juara II Rp 3.500.000, dan juara III Rp 2.500.000. Nantinya, para juara akan mewakili Kutai Barat untuk bertanding di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai hukum kepada generasi muda demi masa depan yang lebih tertib dan berkeadilan.