DOMAINRAKYAT.com//PASER Buntut dari Jatuhnya Korban jiwa akibat laka lantas di Daerah Muara Kate, Kec. muara komam yang disebabkan Terlindas Truck Houling Batubara yang melintas di Jalan umum, akhirnya berujung pada Aksi Demonstrasi Oleh Aliansi Masyarakat Peduli Paser yang bertempat di Teras Gedung Kantor Bupati Paser, Tanah Grogot, Senin (28/11/2024) pagi.
Ajakan Aksi Kemanusiaan yang berupa undangan terbuka tersebut di respon baik oleh para Aktivis, baik dari kalangan Pemuda pergerakan maupun Mahasiswa. Terbukti saat berlangsungnya kegiatan, Antusias Peserta Aksi terus bertambah.
Aksi tersebut tidak lain merupakan bentuk respect kemanusiaan dari Beberapa Organisasi Mahasiswa dan Masyarakat yang melihat permasalahan besar dari Penggunaaan fungsi ganda Jalan umum, yang seharusnya hanya diperuntukkan untuk aktivitas Masyarakat umum, namun pada prakteknya juga dipergunakan untuk Jalan distribusi Batubara dengan Unit-unit Truck yang dipastikan jauh melebihi ambang batas berat beban Jalan umum. Dan yang paling disoroti adalah Keamanan Masyarakat pengguna Jalan sangat-sangat diabaikan.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung kurang lebih 5 jam, Ormas dan Mahasiswa secara solid Menuntut hal-hal yang ungensi, dan meminta segala tuntutan yang mereka inginkan di waktu yang sama di akomodasi pemerintah dalam Bentuk kongkrit berupa Berita Acara kesepakatan Bersama.
Melalui perwakilannya, Aliansi Masyarakat Peduli Paser akhirnya diterima oleh Bapak PJ Bupati Paser, yang didampingi oleh beberapa Anggota DPRD Kab. Paser, salah satunya Bapak Acong Aspiyek Anggota DPRD Kab. Paser Dapil II dari Partai PDI Perjuangan. Dimana pada akhirnya Berita Acara Kesepakatan pun dibuat dengan ditandatangani semua elemen yang hadir pada rapat terbatas tersebut, yang pada point nya menelurkan beberapa keputusan, sbb:
1.PT Mantimin coalmining menghentikan sementara houling Batubara untuk menghindari kecelakaan lalu lintas yang bisa mengakibatkan korban jiwa dan material
- Pemda Paser akan bersurat kepada PT Mantimin Coal mining untuk menghentikan sementara kegiatan hoaling Batubara melintasi Jalan negara sampai dengan PT Mantimin Coal mining memberikan jaminan bahwa Kecelakaan tidak akan terjadi lagi
- Semua unsur terutama Aliansi Masyarakat Peduli Paser untuk menjaga keputusan ini agar tidak timbul permasalahan lainnya
- Pemda Kab. Paser bersama Aliansi Masyarakat Peduli Paser akan melakukan audiensi melalui Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Pusat dan PT Mantimin Coal mining
Dikesempatan lain, salah satu Senator PDI Perjuangan Acong Aspiyek Menegaskan bahwa “mengenai permasalahan Jalan umum digunakan untuk kegiatan Houling Batubara ini, Kita harus mengacu pada peraturan yang ada, itu benar. Namun saat menjalankan aturan wajar adanya evaluasi, apalagi aturan tersebut merugikan masyarakat maka harus di evaluasi”. Pungkasnya.(KBR/EMS)