Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatan

Layanan bpjs kesehatan Disorot, Dokter Tak Hadir Meski Terdaftar di JKN Mobile

72
×

Layanan bpjs kesehatan Disorot, Dokter Tak Hadir Meski Terdaftar di JKN Mobile

Sebarkan artikel ini
bpjs kesehatan
Ilustrasi. Foto/Ist

Domainrakyat.com – Sistem layanan bpjs kesehatan kembali menuai sorotan publik setelah seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku kecewa berat akibat dokter yang telah dipilih melalui aplikasi JKN Mobile tidak hadir saat jadwal pemeriksaan. Peristiwa ini bukan sekadar keluhan individu, tetapi menjadi potret nyata tantangan layanan kesehatan digital yang masih menyisakan celah serius.

Pengalaman tersebut dialami RS (58), seorang peserta JKN, saat mendatangi RS Bhayangkara Palembang pada Jumat (6/2/2026). Dengan harapan mendapatkan layanan medis sesuai jadwal, RS telah melakukan seluruh prosedur secara resmi melalui aplikasi JKN Mobile, mulai dari pengambilan nomor antrean, pemilihan dokter, hingga penentuan waktu pemeriksaan.

Namun kenyataan di lapangan jauh dari ekspektasi. Setibanya di rumah sakit, RS justru mendapat informasi bahwa dokter yang ia pilih tidak sedang bertugas pada hari tersebut. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, baik melalui aplikasi maupun saluran komunikasi lainnya.

BACA JUGA:  Rehab Tambatan Perahu Menuai Polemik di Desa Keladen Paser

Sistem JKN Dinilai Belum Terintegrasi Maksimal

RS menegaskan bahwa ketidakhadiran dokter bukanlah inti persoalan. Kekecewaan terbesarnya terletak pada absennya informasi perubahan jadwal di aplikasi JKN Mobile. Padahal, seluruh proses pendaftaran telah dijalankan sesuai prosedur yang dianjurkan.

“Kalau dari awal ada pemberitahuan, tentu saya bisa menjadwalkan ulang atau tidak perlu datang jauh-jauh,” ungkap RS dikutip dari rmolsumsel.id.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa sistem digital JKN belum sepenuhnya terintegrasi dengan jadwal dokter di rumah sakit. Dampaknya, peserta berpotensi dirugikan dari sisi waktu, tenaga, hingga biaya, terutama bagi pasien yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan layanan kesehatan.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Tutup Usia di Usia Muda

“Saya datang dari jauh, jadi terasa betul bagaimana perjuangan kami untuk berobat. Harapan kami sederhana, ada perbaikan dari sisi layanan,” keluhnya.

Harapan Peserta pada Layanan Jaminan Kesehatan Nasional

RS berharap ke depan aplikasi JKN Mobile dilengkapi fitur notifikasi otomatis jika terjadi perubahan jadwal dokter atau dokter berhalangan hadir. Dengan begitu, peserta dapat menyesuaikan rencana kunjungan dan tidak mengalami kerugian yang seharusnya bisa dihindari.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital dalam layanan jaminan kesehatan nasional harus diiringi dengan akurasi data dan komunikasi yang transparan. Kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan bergantung pada konsistensi antara sistem dan realitas di lapangan.

BACA JUGA:  Pengurus MUI Resmi Dikukuhkan, Inilah Susunan Lengkap Masa Khidmah 2025–2030

Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit maupun BPJS Kesehatan belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi redaksi. Publik pun menanti klarifikasi sekaligus langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak kembali melukai kepercayaan peserta.

error: Content is protected !!