Domainrakyat.com l Lampung Barat–
Dana Bos merupakan program pemerintah untuk membantu sekolah di Indonesia agar dapat memberikan pembelajaran dengan lebih optimal.
Namun terkadang pengolahan dana bos sekolah kurang tepat dan dapat di salah gunakan ,seperti SDN 01 Pura Jaya yg berada di Kecamatan Kebun Tebu Kab.Lampung Barat .
kepala sekolah/kepsek Rohaini S.Pd,
dengan jumlah guru tenaga pendidik Sebanyak 12 orang dan jumlah murid 203 siswa .
Namun pada pengolahan dana bos di tahun 2024 ada hal menarik yakni pembayaran guru honorer sangat pantastis mencapai Rp:31.500.00 per,enam bulan di tahap ke 1 begitun di tahap 2 pun sama jumlahnya sama dengan tahap pertama,tak luput perhatian dengan ,pengembangan perpustakan serta pojok baca dan perwatan ringan sekolah serta pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain yang tak masuk akal.
Anggaran Dana BOS
*Tahun 2024 Tahap 1
Jumlah dana yang diterima sekolah Rp 101.050.000
Jumlah Siswa Penerima
215
Tanggal Pencairan
17 Januari 2024
Rincian Penggunaan
*penerimaan Peserta Didik baru Rp 0
*pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 21.348.000
*pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 14.761.000
*pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 12.457.900
*pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 9.473.100
*pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 0
*langganan daya dan jasa Rp 2.010.000
*pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 9.500.000
*penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 0
*pembayaran honor Rp 0
*penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB Rp 0
*pembayaran honor Rp 31.500.000
*Total Dana Rp 101.050.000
*Tahap 2*
*Rp 101.050.000 Jumlah dana yang diterima sekolah
*Jumlah Siswa Penerima
215
Tanggal Pencairan
12 Agustus 2024
Rincian Penggunaan
*penerimaan Peserta Didik baru Rp2.938.200
*pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 0
*pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 12.170.800
*pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 13.883.550
*pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 16.332.600
*pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 0
*langganan daya dan jasa Rp 2.010.000
*pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 22.214.850
*penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 0
*pembayaran honor Rp 0
*penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
*pembayaran honor Rp 31.500.000
Total Dana
Rp 101.050.000
Pada saat tim awak media mengonfirmasi mengenai pembayaran gaji guru honorer beserta pengembangan,perpustaka’an
langsung dengan penanggung jawab pengguna anggaran Rohaini S.Pd di ruang kantor kerjanya Merujuk ke beberapa poin tersebut Rohaini S.Pd mengatakan Pak kalau saya mark,up enggak Kalok perawatan sekolah itu saya buatkan ke taman,pengembangan perpustakaan saya belikan buku,gaji Guru honorer Mengikuti peninggalan mantan kepala sekolah yang lama ,kasian juga kan kalok guru honorer nya kecil gajinya ,ya walau sedikit melanggar juknis pengunaan dana bos saya akui ,ya memang kalok sekolah saya ini paling besar gaji guru honornya bapak tau sendiri kami ini tersistem mungkin tidak usah saya jelaskan bapak paham sendiri .ucap Kepsek Rohaini S.Pd*
Saptu(4/1/2025)
“Namun sangat di sayangkan pada saat awak media melakukan croscek langsung apa saja yang di realisasikan mengenai penggunaan dana bos tahun 2024 sungguh mencengangkan perawatan ringan tidak sesuai dengan juknis hanya di buatkan taman padahal cat sekolah pun sudah banyak terkelupas ,perpustakaan biasa biasa saja tak ada perubahan ,gaji satu guru honorer luar biasa besar ,untuk menggaji guru honorer yang terdapatar di dapodik ,luar biasa gaji guru honorer SDN 1 Purajaya Kebun tebu jika di total selama dua semester mencapai 63.000.000 sungguh pantastis dan tidak masuk akal gaji penjaga sekoalah sekaligus satpam ,,Itu di bedakan gaji penjaga sekolah Rp 1000.000 gaji Satpam sekolah Rp500.000 /bulan padahal penjaga sekolah dan satpam sekolah ini di drop oleh satu orang.
Hal yang lebih mencengangkan lagi di ketahui kepala sekolah SDN 1 Pura Jaya Rohaini S.Pd menjabat sejak tahun 2023 tepatnya di semester 2 selaku kepala sekolah namun yang tercantum di dapodik kepala sekolah ini masih nama kepala sekolah yang lama atas nama Dewi Suryani hal yang sangat membingungkan seperti ada permainan.
kepada instansi terkait baik Inspektorat Lampung Barat,BPK ,Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Polres Lampung Barat melalui Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk segera mengkroscek/memeriksa penguna,an Dana Bos SD Negeri 1 Pura Jaya di tahun 2024 yang di duga menyalahi atauran juknis penguanan dana bos dan banyak terjadi Mark,up penggunaan anggaran Bos Sekolah.
(Saka Ard)
