Pesawaran,Domainrakyat.com – Pembangunan balai adat di Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, menuai sorotan dari Ketua KSM Lembaga GMBI Kecamatan Way Khilau.
Ketua KSM GMBI, Suaidi, menilai pembangunan balai adat tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kritik itu ia sampaikan saat meninjau langsung lokasi bangunan pada Kamis 14 Agustus 2025 lalu, hingga kini masih dalam tahap renovasi. 08/09/2025.
“Saya sebagai warga Way Khilau sekaligus Ketua KSM GMBI sangat menyayangkan renovasi balai adat ini. Dari awal dibangun hingga sekarang, bangunan tersebut belum pernah dipakai. Justru seolah menjadi proyek mubazir,” tegas Suaidi, Jumat (29/8/2025).
Lebih jauh, Suaidi mengungkapkan bahwa pembangunan balai adat itu tidak memiliki kejelasan terkait sumber anggaran. Papan informasi proyek pun tidak terlihat di lokasi, sehingga publik tidak tahu dari mana dana berasal maupun berapa besarannya, jelas Suaidi
Selain itu, ia menilai lokasi balai adat yang berada di atas bukit dengan akses jalan sulit makin memperparah ketidak bermanfaatan pembangunan tersebut. Bahkan, bangunan tidak dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet.
“Menurut saya, bangunan ini tidak layak dan tidak tepat sasaran.
Jika bicara pembangunan, seharusnya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat luas,” tutup Suaidi.
( Tim )

Tinggalkan Balasan