Kolaka, Domainrakyat.com – Pelatihan peserta Seleksi Tilawatil Qur’an Hadist (STQH) di Kabupaten Kolaka secara resmi dibuka pada Senin (16/06). Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Rumah Adat Kolaka, dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah seperti Kepala Kantor Kemenag Kolaka, Kepala BKPSDM, serta Kepala Bagian Kesra Kabupaten Kolaka.
Staf Ahli Kolaka, Hasimin, yang mewakili Bupati Kolaka, membuka kegiatan ini secara simbolis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual.
Mencetak Qari dan Qariah Berprestasi
“Peserta yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kolaka. Mereka telah melewati proses seleksi yang ketat dan menunjukkan potensi besar untuk menjadi qari, qariah, hafiz, hafizah, serta ahli tafsir dan hadist yang mumpuni,” ujar Hasimin dengan semangat.
Ia juga menambahkan bahwa generasi Qur’ani harus dipersiapkan secara matang agar mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam membaca dan memahami Al-Qur’an dan hadist, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai-nilai keislaman yang moderat.
Bimbingan Langsung dari Ulama Ternama
Kegiatan ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran ulama besar, Buya K.H. Muhammad Ali, yang dikenal luas karena pengalaman dan penguasaannya dalam bidang ilmu Al-Qur’an dan hadist. Dalam sambutan penghormatannya, Hasimin menyampaikan rasa bahagia atas kesediaan Buya Ali membimbing para peserta secara langsung.
“Bimbingan beliau tentu akan sangat berarti. Kami berharap sentuhan dan arahan beliau dapat meningkatkan kualitas para peserta baik dari aspek tilawah, tajwid, maupun pemahaman kandungan hadist,” ungkap Hasimin.
Menyiapkan Generasi Unggul Berbasis Spiritualitas
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka ingin menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi muda berakhlak mulia. Pelatihan peserta Seleksi Tilawatil Qur’an Hadist ini bukan sekadar persiapan kompetisi, tetapi juga upaya membangun karakter dan integritas pemuda daerah dalam bingkai nilai-nilai Islam.
Pemusatan pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda padat, mulai dari penguatan teknik tilawah hingga pendalaman pemahaman terhadap teks-teks hadist. Ke depan, hasil dari pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan Kolaka dalam kancah STQH tingkat nasional.
