Scroll untuk baca artikel
News

2 Kelompok Warga di Kolaka Terlibat Tawuran, Bawa Senjata Tajam

8
×

2 Kelompok Warga di Kolaka Terlibat Tawuran, Bawa Senjata Tajam

Sebarkan artikel ini
2 kelompok warga di Kolaka

KOLAKA – Ketegangan melanda wilayah Kolakaasi, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, ketika 2 kelompok warga di Kolaka terlibat bentrok, Selasa (24/6/2025). Tawuran tersebut terjadi menyusul insiden dugaan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Lahadai, Tia Zainuddin, oleh sekelompok orang pada Jumat malam (20/6/2025).

Insiden bermula saat Tia Zainuddin bersama dua rekannya diduga dikeroyok di Jalan Samudera, Kelurahan Kolakaasi. Para pelaku diduga berasal dari lingkungan warga setempat. Merasa tidak mendapat keadilan, Kades Lahadai melaporkan kejadian itu ke Polres Kolaka.

Namun, karena tidak ada tindakan cepat dari aparat kepolisian, muncul reaksi dari kelompok yang menamakan diri mereka Tamalaki. Mereka turun ke jalan, mendesak pihak berwajib segera menangkap para pelaku pengeroyokan. Tuntutan tersebut kemudian memunculkan ketegangan lanjutan yang berpuncak pada bentrokan fisik di lokasi kejadian.

Menurut pantauan di lapangan, kedua kelompok terlibat aksi saling lempar dan beberapa orang bahkan terlihat membawa senjata tajam. Aksi tawuran membuat situasi mencekam dan mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan yang melintas.

Belasan personel dari Polres Kolaka dikerahkan untuk meredam situasi dan membubarkan massa. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai korban luka maupun kerusakan akibat bentrokan tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab utama bentrokan maupun perkembangan penyelidikan laporan sebelumnya.

Kejadian tawuran yang melibatkan 2 kelompok warga di Kolaka ini menambah catatan penting mengenai potensi konflik sosial yang bisa terjadi akibat lambatnya penanganan hukum. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan mengembalikan rasa aman warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *