Kolaka – Guyuran hujan tidak mampu memadamkan semangat ribuan warga dalam menghadiri upacara HUT Kemerdekaan di Kolaka yang digelar di Alun-alun 19 November, Minggu (17/8/2025). Meski langit mendung dan hujan mulai turun saat detik-detik pengibaran Sang Saka Merah Putih, seluruh rangkaian acara tetap berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.
Sejak pagi, awan gelap sudah menggantung di langit Kolaka. Namun, tepat ketika Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) – putra-putri terbaik daerah – memasuki lapangan upacara, butiran hujan mulai jatuh. Bukannya menjadi penghalang, suasana itu justru menambah kesakralan momen peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Bupati Kolaka H. Amri, S. STP, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Ketua DPRD Kolaka, I Ketut Arjana, SE, membacakan teks Proklamasi dengan lantang di hadapan seluruh peserta. Sedangkan yang bertindak sebagai komandan upacara adalah Kapten CKM Muhammad Syarif.
Dalam balutan semangat kebangsaan, suara mereka berpadu dengan tetes hujan yang jatuh di tanah alun-alun, seakan mengingatkan bahwa perjuangan dan pengorbanan selalu penuh tantangan.
Paskibra tampil gagah, tak sedikitpun goyah oleh cuaca. Setiap langkah kaki mereka teratur, setiap gerakan tangan tegak lurus, seolah ingin menunjukkan bahwa generasi muda Kolaka siap menjaga kehormatan bangsa. Dari deretan undangan hingga masyarakat yang memadati alun-alun, tak ada yang beranjak. Payung-payung terbuka, namun mata tetap tertuju pada Sang Merah Putih yang perlahan berkibar gagah di angkasa.
Momen ini menjadi bukti nyata, bahwa semangat nasionalisme masyarakat Kolaka tidak bisa dipadamkan oleh cuaca apa pun. Upacara HUT Kemerdekaan di Kolaka tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol keteguhan hati untuk terus menjaga persatuan dan kemerdekaan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan.
