Scroll untuk baca artikel
News

Waspada! 117 Orang Warga Bulukumba Telah Menjadi Korban Anjing Gila

106
×

Waspada! 117 Orang Warga Bulukumba Telah Menjadi Korban Anjing Gila

Sebarkan artikel ini

 

Salah satu anggota pemadam kebakaran Bulukumba menjadi korban gigitan anjing. Berdasarkan data Dinas Pertanian mulai dari Januari hingga Juni 2022, sekitar 117 orang telah menjadi korban anjing gila.


BULUKUMBA, DOMAINRAKYAT.com — Beberapa orang warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba, karena digigit anjing.

Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, sempat mengunggah foto salah satu korban di akun facebook-nya @Juandy Tandean.

Menurut Juandy, salah satu korban gigitan anjing adalah petugas Pemadam Kebakaran Bulukumba.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Murid dan Guru SDN 5 Punduh Pidada Gelar GLADI RESIK Di Desa Sukarame

Camat Ujung Bulu, Andi Ashadi, Minggu (3/7/2022), membebarkan hal tersebut.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan forpimca, lurah dan kepling Ujung Bulu,” kata pria yang akrab disapa Andi Gatot itu.

Ia meminta, masyarakat agar waspada, dan memperhatikan ciri-ciri rabies pada anjing.

Untuk itu, ia mengaku telah membagikan gambar ciri-ciri rabies pada anjing ke grup-grup WhatsApp di Ujung Bulu.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba Thaiyeb Maningkasi mengatakan, jika korban gigitan anjing ini tersebar di hampir seluruh kecamatan.

BACA JUGA:  Polri Hadir Sebagai Jembatan Bagi Poktan Jagung Dalam Mengatasi Kendala Permodalan

Berdasarkan data yang ia terima mulai dari Januari hingga Juni 2022, sekitar 117 orang telah menjadi korban anjing gila.

Olehnya Dinas Pertanian, melalui bidang peternakan intens melakukan vaksinasi rabies.

“Untuk proses vaksinasinya, kita (Dinas Pertanian) yang lakukan. Tapi pengobatannya ada pada Dinas Kesehatan,” kata Thaiyeb Maningkasi.

Ia mengemukakan, tahun ini Dinas Peternakan Provinsi menyiapkan 400 dosis di Bulukumba.

Sedangkan yang sudah digunakan hingga saat ini sekira 130 dosis.

“Dari tiga sampel anjing yang diambil, dua diantaranya positif rabies,” kata Thaiyeb. (*)

BACA JUGA:  Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Peresmian Rumah Jabatan Eselon IV Kejari Lubuk Linggau

Ikuti berita Domainrakyat.com melalui Google News, klik di sini

 

 

error: Content is protected !!