Kolaka – Kasus anak hilang di Kolaka yang sempat menghebohkan warga akhirnya menemukan titik terang.
Polisi berhasil mengamankan seorang remaja perempuan bernama Lilla Desrianti (16) di wilayah Tallo, Kota Makassar, pada Minggu (14/9/2025) malam.
Lilla sebelumnya dilaporkan hilang sejak awal September setelah tak kunjung pulang usai menjalankan pesan keluarganya.
Berdasarkan laporan Polres Kolaka, kasus ini bermula pada Minggu (7/9/2025) ketika pelapor, Zul Mulyadi Muhammad, meminta keponakannya Lilla untuk menagih uang kantin kepada temannya.
Lilla berangkat menggunakan sepeda motor N-Max biru dengan nomor polisi DT 5293 XB. Namun, hingga malam hari ia tidak kunjung pulang.
Pihak keluarga bersama warga sekitar berusaha mencari, tetapi keberadaan Lilla tidak juga ditemukan.
Laporan resmi anak hilang kemudian dibuat pada 8 September 2025.
Tim Elang Anti Bandit Satreskrim Polres Kolaka yang dipimpin Aipda Rudi Suhendra berkoordinasi dengan Polsek Tallo Makassar untuk melakukan pencarian.
Dari hasil penelusuran, Lilla ditemukan bersama sepeda motor yang digunakannya saat berangkat dari Kolaka.
Setelah diamankan, remaja tersebut langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menjelaskan, langkah penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memeriksa latar belakang kepergian Lilla serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha menegaskan pihaknya akan tetap mendalami kasus ini secara profesional.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena sempat menimbulkan kekhawatiran mendalam di tengah keluarga korban.
Lilla yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar dianggap rentan terhadap berbagai potensi tindak pidana.
Polisi juga menekankan pentingnya pengawasan orang tua serta kerja sama masyarakat untuk mencegah peristiwa serupa terulang.
Dengan ditemukannya Lilla, pihak keluarga merasa lega meski proses hukum dan pemeriksaan lanjutan tetap harus dijalankan.
Penemuan ini sekaligus menutup kekhawatiran warga Kolaka yang sempat cemas atas kabar hilangnya seorang anak di daerah mereka.
Kasus anak hilang di Kolaka ini pun diharapkan menjadi pelajaran berharga agar kewaspadaan masyarakat semakin meningkat.






