Scroll untuk baca artikel
News

Staf Pengadilan Agama Kolaka Ditemukan Tewas Ditikam dan Kuku Dicabut

×

Staf Pengadilan Agama Kolaka Ditemukan Tewas Ditikam dan Kuku Dicabut

Sebarkan artikel ini

Domainrakyat.com, Kolaka – Staf Kantor Pengadilan Agama Kolaka yang sebelumnya dilaporkan hilang misterius usai dijemput orang tidak dikenal (OTK) telah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Keluarga mengungkap Firdaus(37) tewas dengan tanda-tanda kekerasan seperti kaki dilakban, kuku dicabut hingga menderita sejumlah luka tikaman.

“Banyak (tanda kekerasan), ada 3 tikaman. 2 robek di perut bawah pusar dan 1 tikaman dada kanan,” kata adik Firdaus, Firmansyah, Rabu (22/6/2022).

Firmansyah mengungkapkan jenazah kakaknya juga menderita sejumlah tanda-tanda kekerasan lainnya. Diantaranya adalah korban menderita bekas bacokan parang di punggungnya.

“Selain 3 tikaman ada pukulan di belakang leher, ada bekas parang juga di belakangnya, terus kuku-kuku kaki itu di cabut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polres Musi Rawas menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Korban juga saat ditemukan dalam kondisi kaki bekas dilakban. Firmansyah mengatakan bukti lakban itu terlihat jelas.

“Kaki ada bekas isolasi (lakban), masih ada melengket lakbannya di kaki,” ujar dia.

Lebih lanjut Firmansyah mengatakan di tangan kanan korban mengalami luka sayatan. Ia menduga luka tersebut upaya sang kakak untuk melawan.

“Tangan luka sayatan kayak bekas perlawanan, kayaknya sempat menangkis juga (saat dibacok). Muka juga hancur,” bebernya.

Firmansyah mengaku mendapatkan informasi tindakan kekerasan tersebut usai dipanggil polisi untuk mengidentifikasi jenazah korban yang tiba di RSUD SMS Berjaya Kolaka. Firmansyah kini menunggu hasil visum resmi jenazah kakaknya dikeluarkan.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Musi Rawas Luncurkan Terobosan Baru : Aplikasi Sistem Manajemen Aspirasi dan Risalah Terpadu (SMART)

“Kalau hasil visum belum keluar, hanya secara kasat mata yang saya lihat (tanda kekerasan). Kebetulan ada saya di TKP (rumah sakit), saya dipanggil masuk saat identifikasi polisi untuk memastikan,” ujarnya.

Firmansyah mengatakan pihak keluarganya saat ini sedang mempersiapkan kedatangan jenazah untuk di kebumikan di rumah duka.

Saat dihubungi, Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aipda Riswandi untuk mengkonfirmasi lebih lanjut terkait tanda-tanda kekerasan dialami korban, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.

BACA JUGA:  Dana Hibah SMA Mujahidin Pontianak Diselewengkan, Dua Tersangka Dilimpahkan ke Kejari

Mayat Firdaus pertama kali ditemukan pukul 07.00 Wita pagi tadi oleh warga setempat bernama Jaenab. Saksi awalnya hendak melihat rumput laut miliknya, namun tiba-tiba melihat sesuatu yang aneh seperti boneka di pinggir pantai.

“Mayat tersebut diduga Firdaus yang menghilang hari Minggu (19/6) sekitar pukul 19.00 Wita dengan alasan untuk pergi takziah,” kata Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aipda Riswandi pada Rabu (22/6).

Ikuti berita Domainrakyat.com terbaru melalui Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!