News

Sinyal Kuat dari Prabowo: Kapolri dan Panglima TNI Tak Akan Diganti

9
Prabowo Subianto (Foto: indonesia.go.id)

Jakarta, 4 Mei 2025 — Menteri Pertahanan RI sekaligus Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, memberikan sinyal tegas bahwa dirinya tidak berencana mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo maupun Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto setelah ia resmi menjabat. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri acara Buka Bersama TNI-Polri pada Sabtu malam, 4 Mei 2025, di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Momen Strategis: Buka Bersama di Mabes TNI

Acara buka puasa bersama ini menjadi panggung penting bagi Prabowo untuk menyampaikan pandangan dan visinya ke depan, terutama menyangkut stabilitas kepemimpinan di institusi pertahanan dan keamanan nasional. Dalam suasana informal namun sarat makna, Prabowo berdiri bersama dua sosok penting yang selama ini menjadi mitra dekatnya: Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Pernyataan Penuh Makna

Di hadapan para petinggi TNI-Polri dan tamu undangan, Prabowo mengutarakan pernyataan lugas yang segera menjadi sorotan nasional:

“Saya merasa sangat dekat, sangat kompak, dengan dua sahabat saya ini. Saya merasa tidak ada alasan mengganti orang-orang yang sudah saya percaya sejak awal,” ujar Prabowo sambil menatap ke arah Jenderal Sigit dan Jenderal Agus.

Pernyataan ini sontak disambut tepuk tangan dari hadirin, memperkuat keyakinan bahwa kontinuitas kepemimpinan di dua institusi strategis negara akan tetap terjaga setelah transisi kekuasaan.

Konteks Hubungan Prabowo, Listyo, dan Agus

Penting dicatat bahwa Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) sebelum akhirnya diangkat sebagai Panglima TNI pada akhir 2023. Ia dikenal sebagai sosok yang loyal dan dekat dengan Prabowo, termasuk saat menjabat sebagai ajudan ketika Prabowo masih aktif sebagai prajurit TNI.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit merupakan salah satu pejabat publik yang paling konsisten mendukung stabilitas politik selama masa kampanye dan pasca pemilu 2024.

Spekulasi Terjawab

Sinyal yang disampaikan Prabowo ini sekaligus mematahkan berbagai spekulasi yang sempat beredar bahwa akan terjadi reshuffle besar-besaran di tubuh TNI dan Polri usai pelantikan presiden baru. Bahkan sebelumnya, beberapa nama jenderal disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti, namun kini situasinya tampak makin jelas: Prabowo menginginkan kesinambungan, bukan perubahan.

Exit mobile version