Jakarta, Domainrakyat.com – Inter Milan memastikan satu tempat di final Liga Champions 2025 setelah menaklukkan Barcelona dengan agregat 7-6. Kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi penting kiper Yann Sommer, yang tampil luar biasa di bawah mistar. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas Barcelona, termasuk tendangan melengkung Lamine Yamal di menit akhir perpanjangan waktu.
Laga Dramatis di Giuseppe Meazza
Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 7 Mei 2025 dini hari WIB. Inter membuka keunggulan melalui gol Lautaro Martínez, disusul penalti dari Hakan Çalhanoğlu. Namun, Barcelona memberikan perlawanan sengit di babak kedua. Tiga gol mereka masing-masing dicetak oleh Eric García, Dani Olmo, dan Raphinha, membuat skor menjadi 3-2 untuk Barcelona.
Saat harapan Inter hampir sirna, Francesco Acerbi menyamakan kedudukan menjelang waktu normal usai, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Gol kemenangan akhirnya datang di menit ke-99 lewat Davide Frattesi, yang membawa Inter unggul 4-3 dan memastikan agregat 7-6.
Kiper Yann Sommer, Pilar Kemenangan Inter
Puncak drama terjadi ketika Lamine Yamal nyaris menyamakan skor lewat tendangan melengkung ke tiang jauh. Sommer bereaksi cepat dan melakukan penyelamatan krusial yang memastikan langkah Inter ke final. UEFA pun menganugerahkan gelar pemain terbaik pertandingan kepada Sommer.
Usai laga, Sommer menyatakan bahwa momen penyelamatan tersebut adalah yang paling berkesan dalam kariernya. Ia juga menyampaikan pujian kepada pelatih Simone Inzaghi yang dinilai berhasil membangun pertahanan kuat sepanjang musim, terbukti dengan 23 catatan nirbobol (clean sheet) yang mereka raih.
Karier Kiper Yann Sommer dan Perjalanan Inter
Didatangkan dari Bayern Munich pada musim panas 2023, Sommer awalnya diragukan karena usianya yang telah menginjak 35 tahun. Namun, ia membuktikan bahwa usia bukan halangan. Di Serie A musim ini, ia mengoleksi 19 clean sheet, tertinggi di antara semua kiper di tujuh liga top Eropa.
Yamal Tetap Bersinar untuk Barcelona
Meski gagal membawa Barcelona ke final, Lamine Yamal tetap menjadi sorotan. Penampilan impresifnya menunjukkan bahwa ia merupakan prospek besar masa depan klub. Pelatih Hansi Flick menyatakan bahwa Barcelona harus menjaga perkembangan Yamal sebagai aset penting setelah era Lionel Messi.
Final Menanti di Allianz Arena
Inter Milan kini bersiap menghadapi partai final Liga Champions 2025 yang akan digelar di Allianz Arena pada 31 Mei mendatang. Setelah gagal di final musim lalu, Inter membawa semangat baru, dengan kiper Yann Sommer sebagai salah satu andalan untuk meraih trofi Eropa bergengsi tersebut.
