BolaNews

Sanksi FIFA ke Timnas Indonesia Jelang Lawan China, Tribun SUGBK Ditutup

7
sanksi fifa ke timnas indonesia

Jakarta — Sanksi FIFA ke Timnas Indonesia menjadi pukulan berat menjelang laga penting menghadapi China dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. FIFA secara resmi menjatuhkan dua sanksi kepada Indonesia buntut insiden dalam pertandingan melawan Bahrain yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 26 Maret 2024 lalu.

Dalam laporan FIFA Disciplinary Overview, Indonesia dikenai denda sebesar CHF 15.000 (sekitar Rp267 juta) karena pelanggaran keamanan pertandingan. Selain itu, FIFA juga menjatuhkan hukuman berupa penutupan tribun timur SUGBK saat pertandingan kandang berikutnya.

Pengaruh Langsung Sanksi FIFA ke Timnas

Kedua sanksi ini datang di saat krusial, ketika Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi China dalam laga kandang pada 6 Juni 2025 mendatang. Penutupan tribun timur berarti berkurangnya dukungan langsung dari ribuan suporter, yang selama ini menjadi kekuatan tambahan bagi tim nasional.

Pelatih Indonesia, Toshihide Saito, mengaku kecewa namun tetap optimistis. “Kami tentu berharap stadion penuh. Tapi tim akan tetap tampil habis-habisan untuk menang,” ujar pelatih asal Jepang itu dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (10/5/2025).

Komitmen Perbaikan dari PSSI

PSSI menyatakan siap mematuhi keputusan FIFA dan mengambil langkah perbaikan. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan bahwa kejadian saat melawan Bahrain tidak boleh terulang. “Kami evaluasi penuh sistem keamanan stadion. Jangan sampai suporter rugi dan tim dirugikan karena hal yang bisa dicegah,” ucapnya.

Timnas Indonesia saat ini masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia. Namun, sanksi FIFA ke Timnas Indonesia menjadi catatan penting agar ke depan, seluruh pihak lebih disiplin dalam menjaga nama baik sepak bola nasional.

Exit mobile version