
Bogor, DomainRakyat.Com – Di hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Camat Caringin Ramdan Firdaus, S.Sos., M.Si., bergerak cepat meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (25/03/2026).
Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Kecamatan Caringin Mimin Suminar, yang juga menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, didampingi Kepala Desa Caringin Mulyadi beserta staf desa, Pol-PP kecamatan Caringin (Binwil Désa Caringin) serta Bhabinkamtibmas Desa Caringin.
Berdasarkan laporan yang diterima dari tokoh masyarakat, kejadian tanah longsor tersebut berlokasi di Kampung Curugdengdeng RT 02/05, Desa Caringin, Kabupaten Bogor. Laporan diterima pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Adapun waktu kejadian longsor terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, tembok penahan tebing (TPT) di lokasi tersebut tidak mampu menahan tekanan tanah dan akhirnya ambrol.
Dalam peninjauan tersebut, Camat Caringin Ramdan Firdaus, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana, terutama di musim penghujan. Ia juga menginstruksikan kepada pemerintah desa untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan awal serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencegah dampak yang lebih luas.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kita tetap harus sigap dan cepat dalam penanganan, termasuk upaya perbaikan dan antisipasi agar tidak terjadi longsor susulan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak desa bersama unsur terkait langsung melakukan pendataan serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Diketahui, akibat bencana tersebut, tembok penahan tebing mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kecamatan Caringin bersama unsur terkait berkomitmen untuk segera melakukan tindak lanjut penanganan guna memastikan keselamatan warga serta meminimalisir risiko bencana lanjutan.
Tim Kaperwil Redaksi Jawa Barat: Bambang Saputro,ST.,Gr






