Banyuasin,domainrakyat.com—Selasa,17 Juni 2025 Kemacetan lalu lintas yang luar biasa parah setiap hari menghantui Jalan Raya Palembang–Betung, khususnya di titik Simpang Y Megah Asri 2 yang mengarah ke Jambi, serta jalur dari Arhanud hingga SPBU KM 16 menuju Palembang. Ironisnya, kondisi ini sudah berlangsung lama dan seolah menjadi “pemandangan biasa” tanpa ada solusi konkret.
Penyebab utama kemacetan tak lain adalah keluar-masuk kendaraan di SPBU KM 16 serta antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM. Namun masalah tak berhenti di situ. Tepi jalan di depan SPBU dibiarkan rusak dan berlubang, memperparah kemacetan karena kendaraan harus melambat drastis saat melintas.
Setiap hari, ribuan pengendara terjebak dalam antrean panjang, bahkan hingga berjam-jam. Dampaknya, aktivitas warga lumpuh, distribusi logistik tersendat, dan perekonomian lokal ikut terganggu.
Komentar Kritis aktipis Banyuasin
“Ke mana pemerintah daerah? Ke mana Dinas Perhubungan, kepolisian, dan instansi terkait? Apakah harus menunggu korban jiwa atau kerugian besar sebelum turun tangan?”ujarnya
Hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Jalan dibiarkan rusak, arus lalu lintas dibiarkan kacau, dan masyarakat dibiarkan menanggung dampaknya sendirian. Sementara itu, keluhan warga terus bergema tanpa jawaban.
Masyarakat mendesak pemerintah untuk segera bertindak: melakukan perbaikan infrastruktur, mengatur ulang sistem antrean SPBU, dan menempatkan petugas lalu lintas di titik-titik rawan. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tetapi soal kepastian bahwa negara hadir untuk rakyatnya.
(Andre)





