BanyuasinNews

Klarifikasi Mobil Batu Bara Serobot Jalan Pasir Putih, Ternyata Bahan Baku!

Banyuasin,domainrakyat.com — Isu mobil angkutan batubara yang disebut nekat melintas di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, ternyata hanya kesalahpahaman. Setelah adanya pengaduan warga, terungkap bahwa kendaraan tersebut bukan mengangkut batubara, melainkan bahan baku untuk produksi kemasan minuman cup yang disuplai ke perusahaan Ale Ale.

Hal ini diungkapkan salah satu warga setempat, KM (53), yang menegaskan bahwa muatan yang selama ini disangka batubara ternyata bahan pendukung produksi industri minuman.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

“Mobil itu bukan bawa batubara, tapi bahan baku untuk pembuatan kemasan minuman Ale Ale. Jalan Pasir Putih memang dilalui berbagai kendaraan perusahaan, karena di sini ada beberapa perusahaan swasta dan kontribusi mereka juga membantu pembangunan jalan,” jelas KM, Rabu (09/07/2025).

Lebih lanjut, KM menyebut bahwa kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut justru membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Dari dulu kami di sini sudah terbiasa dengan aktivitas perusahaan. Banyak anak cucu kami yang tadinya menganggur, sekarang bisa bekerja di perusahaan, termasuk di Ale Ale,” tegasnya.

Aktivis sosial Banyuasin, Sepriyadi Pratama, turut menanggapi situasi ini. Ia berharap ke depan tidak terjadi lagi miskomunikasi yang bisa memicu keresahan masyarakat.

“Kami harap ke depan pihak perusahaan, khususnya Ale Ale, lebih terbuka dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar. Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat harusnya menjadi sarana kolaborasi yang saling menguntungkan, bukan memunculkan kesalahpahaman,” tegas Sepriyadi.

Menurutnya, perusahaan yang berdiri di lingkungan masyarakat wajib memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan menjaga keharmonisan dengan warga.

“Perusahaan hadir di masyarakat bukan hanya sekadar beroperasi, tapi juga harus bisa memperhatikan dampak lingkungan dan memberikan kontribusi nyata bagi warga sekitar,” pungkasnya.

 

Exit mobile version