Banyuasin,domainrakyat.com — Kemacetan di ruas jalan nasional Palembang–Betung kian parah dan dikeluhkan masyarakat. Sejak pagi hingga malam, arus lalu lintas di jalur ini nyaris tak pernah lepas dari antrean panjang.
Penyebab utama kemacetan disebut berasal dari meningkatnya jumlah truk tronton pengangkut batu agregat material jalan tol yang melintas. Truk-truk besar ini kerap berjalan beriringan (konvoi) dan bermuatan penuh batu, sehingga memperlambat laju kendaraan lain.
Sepriadi Pratama, aktivis Banyuasin, mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Polres Banyuasin dan Dinas Perhubungan untuk menindak tegas angkutan truk yang terbukti melebihi batas tonase. Ia menegaskan, muatan berlebih berpotensi merusak jalan lebih cepat dan membahayakan pengguna jalan lain.
“Bukan hanya merusak jalan, muatan batu yang tidak ditutup terpal sering jatuh ke jalan, menimbulkan risiko kecelakaan. Bahkan Kamis siang lalu, sebuah truk menabrak ruko hingga menewaskan satu orang,” ujarnya.
Sepriadi mengingatkan, jangan sampai demi kepentingan proyek strategis nasional, hak-hak pengguna jalan umum diabaikan. Ia menuntut penegakan aturan tanpa pandang bulu demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
