Scroll untuk baca artikel
News

Optimalisasi Aset Negara: KPK Serahkan Rampasan Koruptor Demi Keadilan dan Harapan Rakyat

×

Optimalisasi Aset Negara: KPK Serahkan Rampasan Koruptor Demi Keadilan dan Harapan Rakyat

Sebarkan artikel ini
optimalisasi aset negara

JAKARTA – Sebuah langkah penuh makna kembali ditorehkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam upaya nyata optimalisasi aset negara, lembaga antirasuah itu menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,81 miliar kepada dua kementerian strategis. Aset hasil tindak pidana korupsi ini tidak lagi menjadi sekadar barang bukti, tetapi kini dialihkan menjadi sarana yang diharapkan mampu menopang pelayanan publik serta memperkuat pembangunan nasional.

Seremoni penyerahan berlangsung di kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Kamis (14/8). Dua institusi penerima, yakni BP2MI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menerima aset berupa tanah dan bangunan yang berasal dari perkara korupsi dengan kekuatan hukum tetap.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menegaskan penyerahan aset ini adalah bentuk nyata agar barang rampasan tidak berakhir sia-sia. “Setelah melalui permohonan dan telaah manfaat, KPK mengajukan kepada Kementerian Keuangan untuk diterbitkan penetapan penggunaan aset rampasan sebagai Barang Milik Negara (BMN),” ujarnya.

Detail aset yang diserahkan pun menyimpan kisah dramatis. BP2MI mendapatkan aset senilai Rp3,36 miliar berupa tanah seluas 835 meter persegi dan bangunan 621,20 meter persegi. Properti ini berasal dari kasus mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara. Sementara itu, Kementerian PUPR memperoleh tanah senilai Rp454 juta seluas 2.975 meter persegi, rampasan dari kasus TPPU eks anggota DPR Yudi Widiana. Tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan ruas Tol Ciawi-Sukabumi, salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan memangkas waktu tempuh dan membuka akses ekonomi.

BACA JUGA:  Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan sholat Idul Fitri berjamaah di masjid agung Darussalam

Wakil Menteri PUPR, Dian Kusumastuti, menegaskan urgensi proyek tersebut. “Tol ini sangat penting, bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Bogor-Sukabumi hingga 2040,” katanya penuh penekanan.

Senada, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyambut dengan rasa syukur. Ia menyebut aset rampasan itu akan dijadikan learning center untuk menyiapkan tenaga kerja migran yang terampil. “Ini bukti bahwa penegakan hukum tidak hanya menghadirkan hukuman, tetapi juga menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Open House Pemkab Murung Raya, Silaturahmi Lintas Elemen Menguat

Langkah KPK ini menunjukkan wajah lain pemberantasan korupsi: tidak hanya menghukum, tetapi mengembalikan hak publik yang dirampas. Melalui optimalisasi aset negara, setiap rampasan dari tangan koruptor diharapkan benar-benar berubah menjadi cahaya harapan bagi rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Patroli Dialogis di Objek Wisata, Kapolres Madiun Pastikan Libur Lebaran Aman dan Nyaman POLRES MADIUN – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama libur Lebaran 2026, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun melaksanakan patroli ke sejumlah objek wisata di wilayah Kabupaten Madiun, Selasa (24/3/2026). Patroli tersebut menyasar lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat, di antaranya Waduk Widas Saradan dan Wahana The Nice Play Land Saradan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berlibur bersama keluarga. Dalam pelaksanaannya, Kapolres Madiun bersama rombongan melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa langsung para pengunjung serta pengelola wisata. Selain menjalin komunikasi yang humanis, Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan serta selalu menjaga keselamatan, khususnya saat berada di area wisata. Tidak hanya itu, Kapolres juga mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 kepada masyarakat sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian. “Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat menikmati libur Lebaran di tempat wisata. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan dari kepolisian,” ujar Kapolres Madiun. Ia menambahkan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi wisata merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama di titik-titik keramaian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Waduk Widas maupun Wahana The Nice Play Land terpantau ramai pengunjung namun tetap dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga terus melakukan pemantauan serta pengamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Polres Madiun berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif maupun humanis, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama momentum libur Lebaran 2026
News
error: Content is protected !!