Bogor, DomainRakyat.Com – Kepala Desa Wahyu Rahayu melakukan peninjauan langsung ke rumah seorang janda lanjut usia bernama Nining yang tertimpa longsor di Kampung Raweuy RT 02 RW 02, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (16/4/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang terdampak musibah longsor yang diduga terjadi akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam kunjungannya, Kades Wahyu Rahayu melihat langsung kondisi rumah milik Nining yang mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsoran tanah. Ia juga memberikan dukungan moril kepada korban agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi.
“Pemerintah desa langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warga yang terdampak serta melihat secara langsung kerusakan rumah. Kami akan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan selanjutnya,” ujar Wahyu Rahayu saat berada di lokasi.
Penanganan sementara langsung dilakukan dengan membersihkan puing-puing material longsoran yang menimpa rumah korban. Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh Pemerintah Desa Ciadeg bersama tim Destana Desa Ciadeg, anggota Satpol-PP Kecamatan Cigombong selaku Binwil Desa Ciadeg, serta warga setempat yang turut membantu membersihkan area terdampak.
Semangat kebersamaan terlihat dari keterlibatan berbagai unsur dalam membantu korban, mulai dari aparat desa hingga masyarakat sekitar yang bahu-membahu membersihkan material tanah dan puing bangunan yang menutup sebagian area rumah.
Beruntung dalam peristiwa longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material cukup dirasakan oleh korban, terutama pada bagian bangunan rumah yang mengalami kerusakan.
Pemerintah Desa Ciadeg mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada aparat desa apabila ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan sekitar.
Kaperwil Redaksi Jawa Barat Tim







