Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaDaerahHeadlineKaltengNews

Wabup Murung Raya Prioritaskan Lobi Fiskal di Pusat

Avatar photo
×

Wabup Murung Raya Prioritaskan Lobi Fiskal di Pusat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Domain Rakyat. Com//

Usai menghadiri pembukaan Muscab PKB Zona III di Sampit, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin tidak berlama-lama dalam seremoni. Ia langsung bertolak ke Jakarta. Langkah cepat ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bagian dari upaya konkret memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.

Di ibu kota, Rahmanto didampingi Asisten II Setda Murung Raya, K. Zein Wahyu, SSTP. Keduanya langsung bergerak menghadiri pertemuan strategis bersama jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan tersebut digelar pada Rabu (15/4/2026) dan menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan.

BACA JUGA:  Pendistribusian KHBS dan Buku Tabungan Desa Asam Baru Berjalan Lancar,Bhabinkamtibmas Hadir Dampingi.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Murung Raya duduk satu meja dengan para pengambil kebijakan, di antaranya Direktur BUMD, BMD, dan BLUD Drs. H. Yudia Ramli, M.Si, Direktur Transfer Daerah Nasrun, S.H., M.A, serta Direktur Perencanaan Anggaran Rikie, S.STP., M.Si. Diskusi berlangsung serius dan terfokus pada penguatan kapasitas fiskal daerah.

Agenda yang dibahas bukan basa-basi. Pemkab Murung Raya mendorong optimalisasi ruang fiskal, memperkuat kelembagaan daerah, serta memastikan alokasi anggaran lebih efektif dan tepat sasaran. Setiap rupiah diharapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA:  IWB dan Lintas Organisasi Siap Aksi Nasional, Tekan Pemerintah Pusat Audit Total

Rahmanto menegaskan, tugas daerah tetap menjadi prioritas utama di tengah padatnya agenda politik. Kehadiran dalam kegiatan partai tidak boleh menggeser tanggung jawab terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Menurutnya, momentum bertemu langsung dengan pemangku kebijakan nasional harus dimanfaatkan maksimal. Ini menjadi jalur strategis untuk menyuarakan kebutuhan daerah sekaligus mempercepat sinkronisasi program pusat dan daerah.

Bagi Rahmanto, waktu adalah instrumen perjuangan. Tidak ada ruang untuk menunda ketika kepentingan masyarakat Murung Raya dipertaruhkan. Langkah cepat ke Jakarta menjadi bukti bahwa kerja nyata lebih utama daripada sekadar simbolik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *