BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM –
Hiruk pikuknya warga masyarakat Kab.Banyuwangi khususnya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H beberapa saat yang lalu hendaknya sekarang sudah tidak lagi, karena sudah banyaknya Bazar Pasar murah pendistribusian LPG 3 kg diberbagai kecamatan di wilayah pemerintah Kab. Banyuwangi khususnya.
Kejadian serupa di momen hari hari besar mendatang diharapkan tidak terjadi lagi. Ungkap dari Miftahul Pimpinan pusat Al Ashrof Sukopuro Sukonatar Srono Banyuwangi.
Menurutnya kini saatnya seluruh lapisan masyarakat di Banyuwangi khususnya dan Masyarakat Jawa Timur pada umumnya. Bahwa Pendistribusian LPG 3 kg bersubsidi tersebut sudah diatur dan ditetapkan Harga Eceran Tertinggi ( HET ) oleh Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur, Selasa (24/03/2026).
Maka perlu masyarakat sekarang tahu dan memahami Regulasinya .
Berdasar pada Surat Keputusan Gubernur Jatim, SK.GUB.JATIM.NO.100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 ditetapkan Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp.18.000/ Tabung isi 3 kg.bersubsidi.
Hal tersebut berlaku bagi Pangkalan yang mendapat supplier dari AGEN . Sehingga dari pangkalan yang didistribusikan ke masing masing toko toko pengecer mencapai rata rata penjualan diangka Rp.20.000/ tabungnya.
Maka jika dilapangan masih ditemukan penjualan diatas ketetapan tersebut, dihimbau agar masyarakat bisa menghubungi Nomor pengaduan antara lain Kepada :
1). Agen / PT : xxxx yang mana sudah tertera lengkap dipasang pada setiap truk truk pengangkut berikut Nomor HP nya, dari masing masing PT./ Agen nya dengan ciri bertuliskan PERTAMINA.
2) Layanan PEMDA di tiap tiap kabupaten masing masing yang harus diketahui Nomor HP . Pemda masing-masing daerah. Jika Layanan PEMDA Banyuwangi dinomor : 082.131.545.555.
3) Call Center Pertamina : di Nomor .135.
4) Call Center Ditjen MIGAS di Nomor . 136.
Dengan terurainya regulasi dan dipaparkannya nomor pengaduan tersebut diharapkan masyarakat jika menemukan penyimpangan dan permainan harga LPG 3 kg bersubsidi untuk tidak segan segan menghubungi nomor pengaduan tersebut.
Atau bisa mengungkapkan kepada awak media.
Dengan dipaparkan penjelasan tersebut Miftahul berharap dimasa yang akan datang tidak ada lagi kejadian serupa seperti di momen hari Raya Idul Fitri tahun ini dimana masyarakat sangat dipusingkan adanya kelangkaan barang serta permainan harga. Hal ini bisa membuat citra pemerintah buruk dimata masyarakat bagi yang tidak memahami . Sementara temuan yang kami telusuri faktanya ada dugaan permainan ditingkat bawah/ pangkalan.
Untuk itu kami juga berharap kepada segenap AGEN yang bermitra dengan para masing masing pangkalannya untuk menindak tegas agar tidak terjadi tumpang tindihnya dugaan dugaan yang merugikan bagi Agen/ Distributor itu sendiri. Meski dalam investigasi kami menemukan permainan harga dilevel Pangkalan dan pengecer.
Besar harapan kami pula kepada DITJEN MIGAS / PERTAMINA kedepan harus melakukan tindakan tegas setidaknya untuk mencabut ijin usahanya , bagi yang melakukan penyimpangan bila ditemukan fakta dilapangan . Tegasnya.
Sumber berita dari : GsM. Al Ashrof.






