Scroll untuk baca artikel
Berita Utama

Hoaks Gagalkan Aksi? Aktivis Banyuwangi Justru Kian Solid Menuju Jakarta

×

Hoaks Gagalkan Aksi? Aktivis Banyuwangi Justru Kian Solid Menuju Jakarta

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM – Rombongan aktivis dan awak media asal Banyuwangi yang tengah bergerak menuju Jakarta untuk menggelar aksi di sejumlah kantor pemerintahan dan Aparat Penegak Hukum (APH), diterpa isu miring yang dinilai sarat kepentingan.

Di tengah perjalanan, beredar kabar bahwa rombongan tersebut membatalkan keberangkatan dan memilih putar balik setelah disebut-sebut menerima ganti rugi akomodasi. Narasi ini dengan cepat menyebar di ruang publik, memicu spekulasi sekaligus mempertanyakan integritas gerakan yang sedang berlangsung, Minggu (26/4/2026).

Namun, tudingan tersebut langsung dibantah keras oleh Ketua Info Warga Banyuwangi (IWB), Abi Arbain. Ia menilai isu tersebut bukan sekadar informasi keliru, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk melemahkan gerakan dan merusak kepercayaan publik.

BACA JUGA:  Jamin Keamanan Akhir Pekan,Regu IV Siaga On Caal Polres Seruyan Sisir Objek Vital dan Pusat Keramaian.

“Kabar itu tidak benar. Kami masih dalam perjalanan dan tetap berkomitmen melanjutkan aksi di Jakarta. Tidak ada yang namanya menerima ganti rugi akomodasi seperti yang dirumorkan,” tegas Abi.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa gerakan yang mereka lakukan bukan aksi serampangan, apalagi berbasis kepentingan sesaat. Seluruh agenda, kata dia, disusun melalui kajian mendalam dengan dukungan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami datang membawa data, bukan sekadar opini. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral. Sangat tidak masuk akal jika perjuangan ini dipelintir seolah-olah bisa ‘dibeli’ atau dihentikan dengan isu murahan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polres Blitar Kota Luncurkan SPPG Ketapang Layani 886 Penerima Manfaat Program MBG

Pernyataan senada disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap) aksi di Jakarta, Eko Teguh. Ia memastikan bahwa seluruh persiapan di ibu kota telah rampung, mulai dari pemetaan titik aksi hingga koordinasi lintas pihak.

“Kami di Jakarta sudah siap. Tidak ada pembatalan. Justru kami menunggu kedatangan mereka untuk bersama-sama menyuarakan tuntutan secara terbuka dan terukur,” kata Eko.

Ia menambahkan, aksi yang akan digelar bukan sekadar mobilisasi massa, melainkan bentuk tekanan moral yang sah dalam negara demokrasi, dengan mengedepankan ketertiban serta koridor hukum yang berlaku.

“Aksi ini berbasis data dan memiliki arah yang jelas. Kami ingin memastikan bahwa tuntutan yang dibawa tidak diabaikan begitu saja oleh pihak terkait,” tegasnya.

BACA JUGA:  Warga Desa Derangga Geram!!! Polsek Hanau di Minta Fropesional dan Tangkap Komplotan Maling Yang Meresahkan.

Di tengah derasnya arus informasi yang belum terverifikasi, penyelenggara aksi mengingatkan publik agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi menyesatkan. Mereka juga mengajak masyarakat untuk melihat substansi perjuangan, bukan terjebak pada isu yang belum tentu benar.

Klarifikasi terbuka ini sekaligus menjadi penegasan bahwa rombongan aktivis Banyuwangi tetap melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Isu yang beredar justru dinilai sebagai ujian sekaligus indikator bahwa gerakan yang dibangun mulai mendapat perhatian—bahkan perlawanan.

Dengan sikap tegas tersebut, rombongan memastikan satu hal: aksi tetap berjalan, tuntutan tetap disuarakan, dan upaya pembungkaman melalui opini liar tidak akan menghentikan langkah mereka.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *