Scroll untuk baca artikel
Berita

Ricuh di PT IPIP, Bentrokan TKA China dan Pekerja Lokal Gegerkan Kolaka

×

Ricuh di PT IPIP, Bentrokan TKA China dan Pekerja Lokal Gegerkan Kolaka

Sebarkan artikel ini

Kolaka – Ricuh di PT IPIP terjadi di kawasan pembangunan Indonesia Pomalaa Industrial Park, Kabupaten Kolaka, setelah ketegangan antara Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dan tenaga kerja lokal memuncak.

Sejumlah video yang beredar luas memperlihatkan situasi tidak terkendali, ketika pekerja saling kejar dan suasana berubah mencekam.

Keributan bermula dari emosi ratusan buruh lokal yang tersulut akibat dugaan penganiayaan oleh seorang pengawas lapangan asal Tiongkok terhadap pekerja setempat.

BACA JUGA:  Kapolda Lampung Sambut Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri, Tegaskan Kesiapan Maksimal Pengamanan Arus Mudik dan Balik

Insiden ini berawal dari perdebatan terkait gaji yang belum tuntas. Adu mulut pun terjadi hingga berujung pada perkelahian.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, seorang buruh lokal mendatangi pengawas TKA tersebut dengan maksud mempertanyakan hak upahnya. Namun, respons yang diterima justru berupa ucapan bernada provokatif dan merendahkan, sehingga memancing emosi pekerja.

“Awalnya hanya menanyakan gaji, tetapi pengawas itu mengeluarkan kata-kata yang membuat situasi panas. Akhirnya terjadi duel satu lawan satu,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA:  Hendra Mayuda Aktivis Menilai Kinerja Oknum APH Polsek Sukarame Semerawut Tidak Akuntabilitas dan Transparansi

Meski perkelahian sempat mereda, masalah belum selesai. Korban kemudian diajak masuk ke dalam sebuah ruangan yang dikira sebagai tempat mediasi. Namun, di dalam ruangan tersebut telah menunggu beberapa TKA lainnya.

Di situlah pengeroyokan terjadi. Korban dipukuli hingga mengalami luka serius di bagian kepala, dengan darah mengalir deras.

Rekan-rekan korban yang berada di lokasi kejadian segera membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kejadian ricuh di PT IPIP ini pun menyisakan ketegangan dan perhatian luas dari masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!