Murung Raya, Domain Rakyat. Com//
Komitmen memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan Bupati Murung Raya dengan menyerahkan secara simbolis 7 unit kendaraan roda tiga merek Viar kepada tujuh kelompok tani, Jumat (13/2/2026). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di sela-sela peresmian Objek Wisata Pasir Putih dan disaksikan jajaran pejabat daerah serta unsur Forkopimda.
Bantuan kendaraan operasional itu diserahkan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, SE, kepada perwakilan kelompok tani penerima. Turut hadir Pejabat Sekretaris Daerah Drs. Sarwo Mintarjo, M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sri Karyawati, MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lentine Miraya, S.Sos, serta unsur Forkopimda.
Bupati menegaskan, dukungan sarana transportasi bagi petani bukan sekadar bantuan simbolik, melainkan langkah konkret untuk mempercepat distribusi hasil panen dari lahan ke pasar. Selama ini, keterbatasan angkutan kerap menjadi kendala utama yang berdampak pada biaya produksi dan kualitas hasil pertanian.
“Dengan kendaraan roda tiga ini, mobilitas petani akan lebih efisien. Hasil panen bisa segera diangkut, biaya operasional bisa ditekan, dan produktivitas meningkat,” tegasnya.
Menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan petani. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan kelompok tani sekaligus mendorong semangat kerja di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sri Karyawati menambahkan, tujuh kelompok tani penerima telah melalui proses verifikasi dan dinilai aktif serta produktif. Kendaraan roda tiga tersebut akan difungsikan untuk mengangkut hasil panen, pupuk, hingga sarana produksi lainnya.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik. Ini aset kelompok, bukan milik pribadi,” ujarnya mengingatkan.
Sementara itu, suasana penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan disambut antusias para petani. Mereka berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus berlanjut, mengingat potensi lahan di Murung Raya masih terbuka luas untuk dikembangkan.
Langkah ini menegaskan bahwa di tengah pembangunan sektor pariwisata, pemerintah daerah tidak mengabaikan sektor riil yang menjadi penopang ekonomi masyarakat. Sinergi pembangunan pariwisata dan pertanian diharapkan berjalan seiring, memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.






