InternasionalNews

Paus Leo XIV Terpilih Jadi Pemimpin Baru Umat Katolik

paus leo xiv terpilih
Paus Leo XIV saat dia muncul untuk pertama kalinya setelah terpilih sebagai Paus. Foto/Reuters

Jakarta — Paus Leo XIV terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik Roma dalam konklaf yang digelar pada Sabtu, 10 Mei 2025, di Kapel Sistina, Vatikan. Terpilihnya beliau diumumkan secara resmi setelah munculnya asap putih dari cerobong Kapel Sistina pukul 19.42 waktu setempat, yang menandai berakhirnya pemungutan suara oleh para kardinal.

Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Michael Rosario, berasal dari New York, Amerika Serikat. Ia merupakan Paus pertama dari Amerika Serikat dan dianggap mewakili arah baru Gereja Katolik yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap isu-isu global.

Sambutan Umat Katolik Dunia Atas Terpilihnya Paus Leo XIV

Dalam pidato pertamanya di balkon Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan. “Kita adalah satu tubuh di tengah dunia yang terpecah. Mari kita satukan kasih, pengampunan, dan iman,” ujarnya dengan suara tenang. Pidato itu kemudian disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan ribuan umat yang memadati Lapangan Santo Petrus di Vatikan.

Pemilihan ini dilakukan setelah pengunduran diri Paus Emeritus Fransiskus II karena alasan kesehatan. Proses konklaf berlangsung selama tiga hari dengan tiga kali pemungutan suara sebelum akhirnya Kardinal Rosario mendapatkan dua pertiga suara dari seluruh Kardinal yang dibutuhkan.

Harapan dan Tantangan Baru

Pakar Vatikan dan teolog, Prof. Giuliana Berti dari Universitas Gregorian Roma, menyebut bahwa Paus Leo XIV membawa semangat pembaruan dan modernitas untuk umat manusia pada umumnya dan untuk umat Katolik itu sendiri. “Beliau dikenal aktif membangun dialog antaragama dan sangat peduli pada isu lingkungan serta hak asasi manusia,” kata Berti dalam wawancara dengan La Repubblica.

Dengan latar belakang akademik dan pelayanan pastoral yang kuat di Amerika Latin dan Afrika, Paus Leo XIV diharapkan mampu menjembatani berbagai keragaman dalam tubuh Gereja Katolik.

Umat Katolik di seluruh dunia menyambut penuh harap kepemimpinan baru ini. Paus Leo XIV terpilih di tengah tantangan global yang besar, termasuk ketegangan geopolitik, krisis iklim, serta pergeseran nilai-nilai sosial dalam kehidupan umat Katolik modern.

Exit mobile version