BANYUWANGI, DOMAINRAKYAT.COM –
Pembangunan dreanase atau saluran air yang di duga proyek berasal dari anggaran APBD, yang beralamat di Nganjukan, karang sari, kec. Sempu Banyuwangi, tepatnya di depan SDN 3 karang sari mendapat sorotan dari masyarakat Rabu,(6/11/2024).
Hasil pantauan domainrakyat.com, Amburadulnya pekerjaan tersebut di duga bermula dari tidak terpasangnya papan nama proyek, kwalitas bangunan, dan pembersihan paska proyek
Tiga aitem tersebut juga mendapatkan perhatian dari Agus setiawan,S.H. seorang aktifis pemerhati ketenagakerjaan, lingkungan dan tata ruang Banyuwangi, yang telah mendapati dugaan tindakan korupsi dan kurangnya profesionalitas cv rekanan, yang di anggap kurang mampu dalam menangani pekerjaan proyek pemerintah
Agus menyebutkan ” cv ini kurang mampu, dan patut di pertanyakan skill keahlian dari pekerja proyek tersebut”
Masih AGUS, “bekas sedimen, juga tidak segera di bersihkan, akhirnya mengganggu aktifitas masyarakat” sebutnya geram
Drainase yang baru di kerjakan kurang lebih satu bulanan sudah di dapati mengalami pecah rambut sampai putus yang tembus ke dasar bangunan atau pondasi, hingga mau ambrol.
Menurut salah satu warga UN yang juga memiliki usaha yang akses parkir pelanggannya terganggu matrial sedimen, menyebutkan,”saya merasa terganggu, karna akses parkir pelanggan bingung mas, dan kalau memperbaiki tempat saya juga terkesan asal asalan mas” tegasnya
Hal tersebut sama halnya dengan apa yang di sampaikan salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya, merasa bingung parkir saat menunggu anaknya turun sekolah, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan.
Namun sampai brita ini kami tayangkan, kami masih belum bisa mengambil keterangan dari dinas terkait.
(Sus)
