DaerahSeruyan

Jalan Lintas Seruyan Tengah-Seruyan Hulu Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Ambil Tindakan

Seruyan–DOMAINRAKYAT.com// Kondisi jalan lintas antar Kecamatan Seruyan Tengah dan Kecamatan Seruyan Hulu, Kalimantan Tengah, semakin memprihatinkan. Jalan ini merupakan urat nadi utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk sebagai jalur vital untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, kerusakan parah di ruas jalan ini, terutama di Bukit Masure yang dekat dengan Desa Mojang Baru, memaksa warga untuk menghadapi risiko besar setiap kali melintasinya. Kondisi jalan yang licin, berlubang, dan ekstrim membuat perjalanan tidak hanya sulit tetapi juga sangat berbahaya.

Usi, seorang warga Seruyan Tengah, membagikan pengalamannya yang dramatis ketika pulang dari Kecamatan Seruyan Hulu. “Kami harus berjibaku dengan jalan yang rusak parah ini. Tepatnya di Bukit Masure, kondisi jalan sangat licin dan sulit dilalui,” ungkap Usi kepada salah satu media, Selasa (21/01/2025).

Ia menjelaskan bahwa perjalanan mereka terpaksa melibatkan kerja sama antar warga. “Kami sampai harus menggunakan tali besar untuk menarik mobil pick-up kami agar bisa melewati jalan tersebut. Ini sungguh perjuangan yang melelahkan dan penuh risiko,” tambahnya.

Kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga menambah beban masyarakat yang mengandalkan akses tersebut untuk berbagai kebutuhan. Usi menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

“Kami sangat berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Kami meminta mereka untuk turun langsung ke lapangan agar tahu bagaimana jeritan masyarakat pengguna jalan ini,” ujar Usi penuh harap.

Situasi ini menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera bertindak. Jalan yang menjadi akses utama ini tidak hanya memengaruhi mobilitas masyarakat, tetapi juga perekonomian dan kualitas hidup warga di kedua kecamatan tersebut.

Apabila perbaikan tidak segera dilakukan, kondisi ini berpotensi memperburuk keadaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pemerintah diminta untuk tidak sekadar mendengar, tetapi juga bertindak nyata demi kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

 

Laporan: Susi Trisosilo

Redaksi: RS. Kabiro Seruyan

 

 

Exit mobile version