Kuala Pembuang,Danau Seluluk -DOMAINRAKYAT.com// Ladang jagung seluas satu hektar di Desa Tanjung Hara, Kabupaten Seruyan, pada Senin pagi (15/12/2025) riuh oleh suara tawa dan sapaan akrab. Bukan hanya petani yang sibuk memetik tongkol jagung, tetapi juga tampak seragam Polri dan kemeja para perangkat desa turun langsung ke sawah. Ini adalah momen panen perdana yang menjadi bukti nyata sinergi pentaheliks untuk ketahanan pangan.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Kepala Desa Tanjung Hara, Hendri, panen kali ini juga dihadiri oleh Kapolsek Hanau IPTU Firman Amir S.H., M.H., yang tak segan menggulung lengan bajunya. Turut serta Penggerak Ketahanan Pangan Desa yang juga anggota Polsek Hanau, AIPDA Derby Apriles, bersama BRIPDA Moh. Rendy Saputra.
Di tengah terik matahari, mereka bergantian memetik, mengumpulkan, dan menimbang hasil bumi. Dari sepetak lahan seluas satu hektar itu, terkumpul sekitar 500 kilogram jagung segar yang siap dipasarkan. Angka ini menjadi titik awal yang menjanjikan untuk skala yang lebih besar di masa depan.
“Program ketahanan pangan adalah program nasional yang harus kita dukung dari tingkat desa. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal kamtibmas, tetapi juga dalam membangun ketahanan ekonomi dan pangan,” ujar IPTU Firman Amir di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Hendri menambahkan, “Ini adalah bukti bahwa gotong royong itu nyata. Dari pemerintah desa, polisi, kelompok tani binaan Bapak Tarmadi dan Edi Sumarno, Ketua RT 04 Bapak Mulyadi, sampai warga yang rela membantu. Ini momentum penting untuk kemandirian pangan desa kita.”
Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 10 tokoh masyarakat dan puluhan warga ini bukan sekadar seremonial. Menurut AIPDA Derby Apriles, yang sehari-hari bertugas sebagai penggerak ketahanan pangan, panen perdana ini akan menjadi data penting untuk pendampingan teknis pertanian ke depan, mulai dari pemilihan bibit unggul, pola tanam, hingga pemasaran.
Dengan capaian ini, Desa Tanjung Hara menancapkan tonggak awal sebagai desa yang proaktif dalam lumbung pangan nasional. Semangat yang terlihat hari ini diharapkan dapat terus berkobar, menular ke desa-desa lain, dan pada akhirnya memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia dari tingkat tapak yang paling bawah.
(Rn)+(Rs)Kabiro Seruyan.
