MALANG, Domainrakyat.com – Setelah tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022, Arema FC akhirnya kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, sebagai kandang resmi dalam lanjutan Liga 1. Laga melawan Persik Kediri yang akan berlangsung akhir pekan ini menjadi momen penting yang disorot banyak pihak, terutama terkait pengamanan pertandingan Arema FC.
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran pertandingan, sebanyak 2.000 personel gabungan akan dikerahkan. Mereka terdiri dari anggota Polres Malang, Polda Jawa Timur, TNI, Satpol PP, hingga tenaga medis. Fokus pengamanan berada di ring 2 hingga ring 4, mencakup area gerbang tiket, luar stadion, kantong parkir, serta akses masuk.
Adapun pengamanan di area ring 1 atau bagian dalam stadion akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana dan steward internal.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa skema pengamanan melibatkan rekayasa lalu lintas, jalur evakuasi darurat, serta posko layanan cepat tanggap di beberapa titik. “Tugas kami memastikan situasi di luar tetap kondusif dan tidak ada gangguan keamanan dari luar yang dapat menghambat jalannya pertandingan,” jelas Bambang.
Sistem Tiket Terverifikasi dan Pembatasan Penonton
Panitia pelaksana hanya menjual 10.000 tiket secara daring melalui aplikasi Arema Utas. Pembelian tiket dibatasi hanya untuk anggota (member) yang telah terverifikasi. Saat memasuki stadion, penonton wajib membawa e-tiket dan KTP asli sebagai bentuk pengendalian jumlah dan identitas penonton.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kerusuhan dan menjaga ketertiban selama pertandingan. Verifikasi ketat diharapkan mampu mengeliminasi kemungkinan masuknya penonton tidak bertanggung jawab.
Simulasi Keamanan Melalui Laga Uji Coba
Sebagai bagian dari persiapan, Arema FC akan mengadakan laga uji coba bertajuk laga amal melawan Kepanjen All Star pada 8 Mei 2025. Laga ini juga akan berfungsi sebagai simulasi pengamanan. Hanya 2.000 penonton yang diperbolehkan hadir dalam pertandingan tersebut.
Simulasi bertujuan memastikan seluruh aspek pengamanan, seperti jalur evakuasi dan rekayasa lalu lintas, berjalan optimal sebelum pertandingan resmi.
Harapan Akan Suasana Kondusif
Dengan skema pengamanan yang ketat dan terencana, diharapkan laga antara Arema FC dan Persik Kediri dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh pihak, termasuk suporter, diimbau untuk menaati peraturan demi terciptanya pertandingan yang aman dan berkesan.
Skema pengamanan pertandingan Arema FC kali ini menjadi penentu utama dalam upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap pelaksanaan laga di Stadion Kanjuruhan.
